Minggu, Mei 26, 2024
BerandaHANKAMTAK KUNJUNG TUNTUTANNYA DIPENUHI, OPM SENGAJA RAHASIAKAN KONDISI PILOT SUSI AIR

TAK KUNJUNG TUNTUTANNYA DIPENUHI, OPM SENGAJA RAHASIAKAN KONDISI PILOT SUSI AIR

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Memasuki bulan ke-7 masa penyanderaan, Kondisi pilot pesawat Susi Air, Philip Mark Mehrtens belum diketahui hingga kini. Akhir-akhir ini Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) merahasiakan kondisi pilot asal Selandia Baru itu.

Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mengatakan bahwa pihaknya sengaja merahasiakan keberadaan dan kondisi Philips Mark Mehrten karena tidak adanya upaya negosiasi antara pemerintah Indonesia dan Selandia Baru untuk membahas kemerdekaan Papua. “Kami tidak akan umumkan kondisi pilot asal New Zealand, selagi pemerintah New Zealand dan pemerintah Indonesia tidak mau negosiasi dengan Tim TPNPB,” jelas Sebby kepada Tirto, Jumat (8/9/2023).

READ ALSO : INFORMASI SIMPANG SIUR, PENGAMAT MILITER ISESS PERTANYAKAN KABAR PILOT SUSI AIR

Melihat operasi militer yang dilakukan TNI dan Polri di wilayah Nduga, Sebby dan timnya kesulitan dalam menjalin komunikasi secara langsung dengan Egianus Kogoya. “Kami tidak bisa kirim tim ke Nduga untuk tatap muka dengan Panglima Egianus Kogoya dan pasukannya, karena anggota TNI dan Polri sedang melakukan operasi militer dan serangan-serangan yang masif sedang dilakukan,” ucap Sebby.

Pihaknya berharap pemerintah Indonesia menghentikan operasi militer yang menyasar kelompok Egianus Kogoya di Nduga agar pihaknya bisa berkomunikasi dengan Egianus Kogoya dan kelompoknya. “Dengan situasi ini kami belum bisa kirim tim ke Nduga untuk bicara dengan Panglima Egianus Kogoya dan pasukannya, oleh karena itu kami harap Pemerintah Indonesia harus hentikan operasi militer dulu,” tuturnya.

“READ ALSO” : PASTIKAN INFORMASI TRANSPARAN, TNI DALAMI STATUS PEMBEBASAN PILOT SUSI AIR

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengklaim upaya pembebasan Philip masih terus dilakukan dengan penuh ketelitian dan kecermatan. “Negosiasi masih dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak termasuk keluarga,” jelas Fakhiri di Jayapura, Jumat (8/9/2023) dilansir dari Antara.

Langkah yang diambil tersebut dimaksudkan untuk meminimalisasi jatuhnya korban baik sipil maupun aparat keamanan. “Kami berupaya menekan terjadinya kekerasan, apalagi saat ini sedang menuju agenda nasional, ” ucap Fakhiri.

Fakhiri mengklaim aparat keamanan tidak melakukan tindakan pengejaran.  Aparat keamanan lebih mengutamakan menjaga kawasan pemukiman masyarakat guna memberikan rasa aman. “Kami akan terus berupaya membebaskan pilot Selandia Baru yang ditawan sejak tanggal 7 Februari lalu,” katanya.

“READ ALSO” : LANGGAR HAM DAN HUMANITER, KSTP MANFAATKAN ANAK REMAJA JADI MATA-MATA

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments