Jumat, Juli 12, 2024
BerandaNASIONALMOTIVASI ANAK PAPUA BELAJAR, SATGAS TNI LIBATKAN DIRI ANTAR JEMPUT KE SEKOLAH

MOTIVASI ANAK PAPUA BELAJAR, SATGAS TNI LIBATKAN DIRI ANTAR JEMPUT KE SEKOLAH

PAPUA, “tabloidnusantara.com” –  Ada sebuah pemandangan yang langka di sebuah daerah yang terletak di pedalaman Papua, dengan segala

keterbatasan sarana dan prasarana tidak menyurutkan semangat anak-anak untuk sekolah sebagai bekal meraih cita-cita dimasa depan, karena Pendidikan adalah pilihan untuk meraih mimpi.

Inilah pemandangan yang terjadi ketika, Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Pos Kout Batas Batu membantu untuk mengantar anak-anak berangkat ke sekolah Rimba di Kampung Mumugu, Distrik Sawa Erma, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan, Sabtu,(9/9/2023).

Langkah tersebut dilakukan oleh Pos Kout Batas Batu untuk meningkatkan semangat belajar dan bersekolah kepada anak-anak yang ada di pedalaman Papua, dimana sering terjadi anak-anak tidak mau berangkat sekolah dan lebih memilih ikut orang tuanya untuk pergi ke hutan.

“READ ALSO” : LANGGAR HAM DAN HUMANITER, KSTP MANFAATKAN ANAK REMAJA JADI MATA-MATA

Antar jemput ke sekolah, salah satu upaya nyata untuk mendorong semangat belajar anak-anak. (dok : indodefense.com)

Dansatgas Mobile Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad, Letkol Inf Subandi alias Bang Alex mengatakan, bahwa Sekolah Rimba yang berada di kampung Mumugu merupakan satu-satunya fasilitas pendidikan yang ada di daerah pedalaman Papua, sebagai sarana belajar anak-anak untuk tetap mengenyam pendidikan ditengah keterbatasan yang ada.

“Jadi sekolah rimba yang ada di Kampung Mumugu satu-satunya sekolah yang ada di pedalaman Papua tepatnya di Pos Kout Batas Batu, sekolah yang didirikan untuk menyediakan anak-anak pentingnya belajar dan mengenyam Pendidikan sebagai kebutuhan yang penting,” ucap Bang Alex.

Lanjutnya, sebagai salah satu upaya nyata untuk mendorong semangat belajar anak-anak, personil Pos Kout Batas Batu setiap pagi mengantar anak-anak berangkat sekolah yang mana harus melintasi jalan rawa, dilanjutkan dengan membantu mengajar karena keterbatasan tenaga pendidik dimana hanya ada dua orang Guru yang mengajar di Sekolah Rimba.

“READ ALSO” : PASTIKAN INFORMASI TRANSPARAN, TNI DALAMI STATUS PEMBEBASAN PILOT SUSI AIR

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments