Minggu, April 21, 2024
BerandaHANKAMTOKOH PEMUDA YAPEN KECAM PEMBUNUHAN MICHELLE KURISI DOGA OLEH KSTP

TOKOH PEMUDA YAPEN KECAM PEMBUNUHAN MICHELLE KURISI DOGA OLEH KSTP

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Tokoh Pemuda Kabupaten Kepulauan Yapen, Yehud Atururi mengecam dan sangat menyayangkan pembunuhan Michelle Kurisi Doga di Papua Tengah oleh Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP). Menurut Yehud Atururi bahwa seharusnya para aktivis Papua harus dijaga dan dilindungi karena mereka berjuang demi kemanusiaan.

“Secara pribadi, saya sangat menyesal atas pembunuhan Michelle Kurisi Doga. Kalau pembunuhan terhadap aktivis Papua terus dilakukan, maka tidak akan ada lagi orang-orang yang berbicara tentang kemanusiaan di papua,” ujar Yehud kepada Tribun-Papua.com melalui keterangan yang dikeluarkan oleh Satgas Damai Cartenz, Senin (11/9/2023).

Dirinya juga mendukung penuh upaya penegakan hukum kepada para pelaku yang melakukan tindakan kejahatan, kriminallisasi terhada Michelle Kurisi Doga agar dihukum sesuai aturan berlaku di Indonesia. “Saya harap semua elemen masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan informasi-informasi hoax tetapi mari bersama menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua,” harapnya.

READ ALSO : INFORMASI SIMPANG SIUR, PENGAMAT MILITER ISESS PERTANYAKAN KABAR PILOT SUSI AIR

Berita yang beredar sebelumnya bahwa aktivis Papua, Michelle Kurisi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (31/8/2023). (dok : tribunennews)

Berita yang beredar sebelumnya bahwa aktivis Papua, Michelle Kurisi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (31/8/2023). Jenazah Michelle ditemukan di Distrik Kolawa, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan dalam keadaan dikubur dan tertutup dedaunan. Perempuan tersebut diduga tewas dibunuh oleh KSTP.

Sebelum ditemukan tewas, sebuah video berisi klaim KSTP di wilayah Nduga yang merupakan anak buah dari Egianus Kogoya telah membunuh Michelle Kurisi di Distrik Kimbim, Kabupaten Jayawijaya beredar sejak Selasa (29/8/2023). Dalam video yang berisi klaim atas pembunuhan Michelle menyebutnya sebagai anggota intelijen atau mata-mata dari TNI-Polri yang ingin mengambil data kelompok mereka.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII Cenderawasih Letkol Inf Johanis Perinussa membantah kabar tersebut. “TNI tidak pernah menjadikan Orang Asli Papua (OAP) sebagai agen atau mata-mata, dan korban murni masyarakat sipil,” katanya.

“READ ALSO” : PASTIKAN INFORMASI TRANSPARAN, TNI DALAMI STATUS PEMBEBASAN PILOT SUSI AIR

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments