PERAN BASNAS, PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI SAAT WABAH PANDEMI DI DAERAH - https://tabloidnusantara.com/

PERAN BASNAS, PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI SAAT WABAH PANDEMI DI DAERAH

UNGARAN, “TABLOIDNUSANTARA.COM” – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Semarang kembali menyalurkan dana bantuan dan pemberdayaan ekonomi umat, kepada lembaga dan warga yang berhak menerima.

Ketua Baznas Kabupaten Semarang Munashir menjelaskan, Dimana sampai dengan akhir 2021, Basnas menyalurkan dana sebanyak Rp798 juta lebih, mendukung program pemulihan ekonomi warga saat pandemi Covid-19, diantaranya lapak kuliner di Ungaran Timur, bantuan peningkatan usaha juga diberikan di lapak serabi Ngampin Ambarawa, lapak Durian di Jambu dan lapak bunga hias di Kopeng, Getasan.

Disampaikan, Pada akhir tahun ini diserahkan bantuan pengembangan usaha untuk 64 (orang) pengelola kios sawahan di Asinan, Bawen,” terangnya pada penyerahan bantuan tersebut di aula kantor Baznas setempat.

BACA JUGA :

PEMERINTAH LANJUTKAN PROGRAM KARTU PRAKERJA LANJUT TAHUN DEPAN

Munashir berharap, para pengelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kecamatan aktif melakukan pendataan potensi niaga warga untuk dibantu.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Semarang kembali menyalurkan dana bantuan dan pemberdayaan ekonomi umat

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengakui, peran besar Baznas dalam membantu Pemkab Semarang memulihkan ekonomi warga saat pandemi Covid-19.

“Tak hanya itu, ketika ada bencana atau musibah, Baznas juga ikut berperan memberikan bantuan,” katanya.

Ditegaskan, Pemkab Semarang akan terus bekerja sama dengan Baznas untuk meningkatkan perolehan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) setiap tahunnya. Sehingga, akan lebih banyak lagi para mustahiq atau penerima zakat yang dapat dibantu.

Sekretaris Baznas Provinsi Jawa Tengah Ahyani mengakui, potensi besar dana ZIS di Kabupaten Semarang. Dia berharap, kenaikan perolehan dana ZIS dapat dicapai secara bertahap. “Dana yang disalurkan diharapkan dapat diterima oleh Mustahiq produktif yang nantinya dapat menjadi pembayar zakat atau muzakki,” ujarnya.

BACA JUGA :

KEMENTERIAN BAHLIL LAHADALIA, MENGEJAR TARGET INVESTASI RP1.200 TRILIUN DI 2022

Pada acara kali ini, diserahkan dana ZIS kepada pengelola di tiap kecamatan dengan total Rp550,9 juta. Selain itu, juga diserahkan bantuan pembangunan tempat ibadah, modal usaha, dan pengobatan.

Salah satu penerima bantuan pengobatan adalah Siti Asmidah, orang tua pengasuh ODGJ dari Kelurahan Karangjati, Bergas.

Sumber : https://jatengprov.go.id/

Tabloid Nusantara

Membuka Wawasan Dan Mencerdaskan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *