Sabtu, Mei 25, 2024
BerandaHANKAMPEMBEBASAN PILOT SUSI AIR PRIORITASKAN KESELAMATAN MASYARAKAT PAPUA

PEMBEBASAN PILOT SUSI AIR PRIORITASKAN KESELAMATAN MASYARAKAT PAPUA

PAPUA,tabloidnusantara.com ” – Terkait pembebasan pilot Susi Air yang disandera oleh Kelompok Separatis Teroris (KSTP), Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, menyatakan bahwa upaya negosiasi masih terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dengan dukungan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama

Kapolda Papua dalam keterangannya kepada para wartawan, Kamis (12/10) lalu menjelaskan bahwa saat ini mereka masih menunggu perkembangan hasil dari proses negosiasi tersebut. Terkait rincian teknis negosiasi dan isi dari perundingan tersebut, Kapolda Papua mengatakan bahwa hal tersebut merupakan ranah Pemda.

Namun, secara prinsip, pihak Kepolisian berharap dan berdoa agar upaya negosiasi tersebut dapat berhasil dan pilot tersebut dapat dikembalikan dengan selamat dan sehat. Hal itu membuktikan bahwa, mereka tetap berkomitmen untuk menjaga keselamatan pilot dan menghindari terjadinya korban baik dari pihak Pemda, TNI Polri, maupun masyarakat yang terlibat. “Saya berharap semua pihak bersabar dan mendukung upaya-upaya kami di sini agar masalah ini segera terselesaikan. Penegakan hukum akan tetap ditegakkan sesuai aturan,” tambah Kapolda Papua.

READ ALSO : APARAT KEAMANAN BERHASIL MENGEVAKUASI 7 KORBAN TEWAS DI SERANG KSTP

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan bahwa TNI tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk membebaskan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens karena akan memberikan dampak atau ancaman yang lebih besar untuk Indonesia, khususnya masyarakat Papua. (dok : kompas.com)

READ ALSO : TAK BISA DITAWAR, TOLAK KEINGINAN PAPUA MERDEKA

Senada dengan Kapolda Papua, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengatakan bahwa TNI tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk membebaskan Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang masih disandera KSTP. Upaya pembebasan dengan operasi militer hanya akan memberikan dampak atau ancaman yang lebih besar untuk Indonesia, khususnya masyarakat Papua.

“Kami tidak mungkin menggunakan kekuatan militer hanya untuk membebaskan pilot Susi Air, yang justru dampaknya akan lebih besar,” kata Laksamana Yudo saat ditemui di Mabes TNI, Jakarta, Jumat (6/10).

Yudo menyebut TNI tetap menggunakan cara yang cerdas, yakni mengupayakan pendekatan melalui tokoh agama dan tokoh masyarakat wilayah setempat dalam menjalankan upaya negosiasi dengan KSTP. “Itu tadi, kan, saya selalu sampaikan bahwa kami menggunakan cara-cara yang smart, yang tidak menimbulkan kegaduhan pada masyarakat. Kami tetap upayakan dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat,” ujar Laksamana Yudo.

Pembebasan pilot Susi Air yang disandera oleh KSTP pimpinan Egianus Kogoya telah menjadi perhatian utama, dan semua pihak berharap agar situasi ini dapat diselesaikan dengan damai dan pilot dapat kembali ke keluarganya dengan selamat.

READ ALSO : TEBAR TEROR SECARA SADIS, KELOMPOK EGIANUS KOGOYA PANTAS DIBERI LABEL TERORIS

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments