Senin, Mei 20, 2024
BerandaHOMENAKES NUSANTARA SIAP LAYANI MASYARAKAT PASCA PENANGKAPAN 19 AKTIVIS KNPB

NAKES NUSANTARA SIAP LAYANI MASYARAKAT PASCA PENANGKAPAN 19 AKTIVIS KNPB

PAPUA BARAT,tabloidnusantara.com” – Sebanyak 14 tenaga kesehatan (nakes) program Nusantara Sehat yang saat ini berada di Kota Sorong akan kembali ke tempat tugas di Kabupaten Tambrauw pada Kamis, 15 Juni 2023. “Para tenaga medis sudah sepakat dan sudah ada berita acaranya dan mereka akan kembali ke tempat tugas masing-masing pada Kamis (15/6),” ujar Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa’ad, dilansir Antara di Sorong, Rabu (14/6/2023).Musa’ad memastikan bahwa kondisi Tambrauw khususnya di Distrik Bamusbama sudah aman terkendali berdasarkan hasil laporan dari Penjabat Bupati Tambrauw, Engelbertus Kocu.

Sebanyak 14 tenaga kesehatan telah meninggalkan tempat tugas sejak Jumat (9/6) dan turun ke Kota Sorong untuk kegiatan akhir pekan. Bertepatan dengan situasi penangkapan 19 anggota KNPB di Distrik Bamusbama, sehingga para tenaga kesehatan belum kembali ke Tambrauw sambil menunggu kebijakan dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. “Tambrauw aman, tidak ada lagi hal yang perlu ditakutkan karena situasi sudah dikendalikan oleh pihak TNI dan Polri bersama pemerintah,” kata Musa’ad.

READ ALSO : BENNY WENDA LAMA TERLELAP DAN MIMPI INDAH DALAM KENIKMATAN LOBBY DI EROPA

Nakes saat menjelang evakuasi usai mendapatkan ancaman dari KKB. (kemenkes.go.id)

Dia juga telah menjanjikan kepada Penjabat Bupati Tambrauw bahwa dalam waktu dekat akan turun ke wilayah itu guna memastikan situasi di sana aman terkendali, sehingga tidak ada hal yang perlu ditakutkan.

Sementara itu, Penjabat Bupati Tambrauw Engelbertus Kocu menjelaskan setelah penangkapan itu kondisi keamanan di Kabupaten Tambrauw khususnya di Distrik Bamusbama telah dikendalikan dan aman hingga saat ini. Namun untuk mengantisipasi adanya situasi tak terduga, kata dia, Pemerintah Kabupaten Tambrauw berkolaborasi dengan pihak Polres Tambrauw dan Kodim 1810/Tambrauw untuk tetap menjaga keamanan di setiap wilayahnya. “Kita sudah rapat bersama dan mengambil kebijakan untuk menjamin kondisi keamanan di Tambrauw harus terjaga,” kata Engelbertus Kocu.

READ ALSO : INDONESIA TAK AKAN MENYERAH DENGAN MANUVER ULMWP

Selain, itu dia menyinggung soal 14 nakes nusantara yang sempat heboh diberitakan bahwa mereka diancam anggota KNPB/KKB adalah tidak benar. Sebab, jarak antara lokasi Distrik Bamusbama dengan Distrik Syujak dan Embun, tempak kerja 14 nakes nusantara sangat jauh. Kendati demikian, kata dia, perlu adanya antisipasi sedini mungkin sebelum terjadi hal yang tidak diduga, sehingga oleh Pemerintah Kabupaten Tambrauw dan TNI/Polri perlu memberikan rasa aman bagi masyarakat dengan berbagai upaya strategis. “Saya pastikan 14 nakes itu sudah bisa kembali jalankan tugas karena kondisinya sudah aman terkendali,” ungkap Engelbertus.

Sebelumnya, Polres Tambrauw bersama Kodim 1810/Tambrauw berhasil menangkap 19 anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) sektor Tambrauw saat mendeklarasikan dan melakukan pelantikan anggota KNPB di Kampung Sarwom, Distrik Bamusbama pada Jumat (9/6). Dari hasil penangkapan itu, tiga dari 19 anggota KNPB berinisial UK, Y dan WH ditetapkan menjadi tersangka karena melakukan tindak pidana makar dan melanggar pasal 106 KUHP. Sementara 16 orang lainnya telah dipulangkan ke keluarga masing-masing setelah menjadi saksi atas kejadian tersebut.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments