Rabu, Juni 12, 2024
BerandaHANKAMINDONESIA TAK AKAN MENYERAH DENGAN MANUVER ULMWP

INDONESIA TAK AKAN MENYERAH DENGAN MANUVER ULMWP

JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Baru-baru ini tersiar kabar sejumlah tujuh pemerintah sementara United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) di tingkat wilayah adat Tanah Papua menyatakan dukungan deklarasi ULMWP untuk menjadi anggota penuh Melanesian Spearhead Group (MSG). Status ULMWP sebagai anggota penuh MSG dinilai akan mempermudah upaya dialog damai antara ULMWP dan Pemerintah Indonesia.

ULMWP sebagai organisasi sayap sparatis yang diketuai Benny Wenda, yang berdomisi di luar negeri, mencoba kembali untuk membohongi rakyat Papua. Setelah sebelumnya pada tahun 2016 dan 2018 permintaan mereka untuk masuk menjadi anggota penuh organisasi Internasional MSG ditolak, ULMWP mencoba mencari perhatian lagi untuk mengajukan permohonan agar dapat diterima menjadi  keanggotaan penuh (full membership) di MSG. Namun, Indonesia tidak akan semudah itu menyerah dan mengakui kemerdekaan Papua Barat.

MSG masih dianggap sebagai panggung bagi perjuangan kemerdekaan Papua. Para faksi Papua merdeka berlomba-lomba memasukan proposal  keanggotaan ke sana. Terutama sejak organisasi yang berdiri pada 1988 ini disepakati menjadi organisasi sub regional pada 23 Maret 2007. Dengan anggotanya adalah Papua Nugini (PNG), Fiji, Kepulauan Solomon, Front de Liberational the Nationale Kanak et Solcialiste (FLNKS) atau organisasi pembebasan Kanakin, dan Vanuatu.

REAL ALSO : NAKES NUSANTARA SIAP LAYANI MASYARAKAT PASCA PENANGKAPAN 19 AKTIVIS KNPB

Sementara itu pemerintah Indonesia telah berulang kali menunjukkan tekadnya untuk tidak membiarkan Papua Barat merdeka dari NKRI. Berbagai upaya diplomatik dilakukan pemerintah Indonesia, diantaranya menyampaikan beberapa keberatan resmi kepada negara-negara anggota MSG. Indonesia juga telah melakukan kunjungan ke negara-negara Pasifik Selatan untuk memastikan bahwa mereka memahami posisi Indonesia terkait dengan Papua Barat. Indonesia menegaskan bahwa Papua Barat adalah bagian integral dari NKRI dan menolak segala bentuk intervensi asing dalam urusan dalam negeri Indonesia.

Langkah ULMWP untuk menjadi anggota penuh MSG sudah barang tentu tidak akan berhasil, karena ini tidak mewakili Orang Asli Papua (OAP). Mereka ini adalah segelintir orang Papua yang mencari suaka di luar negeri seperti yang dilakukan oleh Benny Wenda Cs. Prinsip-prinsip dasar dalam pembentukan MSG yang sudah direvisi pada tahun 2015 secara jelas mengatakan jika anggota MSG wajib menghormati kedaulatan dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Prinsip dasar itu jelas bertolak belakang dengan apa yang dilakukan oleh ULMWP yang nyata-nyata menggangu dan tidak menghormati kedaulatan Indonesia.

Albert Wanggai. (faktual net)

READ ALSO : BENNY WENDA LAMA TERLELAP DAN MIMPI INDAH DALAM KENIKMATAN LOBBY DI EROPA

Salah satu tokoh muda Papua mengatakan bahwa keinginan ULMWP bergabung ke MSG bukan keinginan rakyat di Papua. “Hal ini sudah tidak dibutuhkan lagi oleh orang asli Papua. OAP saat ini semakin banyak yang mengembangkan dirinya untuk membangun Papua daripada mengurus hal-hal yang tidak mungkin dicapai,” ungkap Albert Wanggai, tokoh pemuda Papua yang tinggal di Serui dalam tulisannya di indofakta.com.

Albert Wanggai juga memastikan, semakin eksisnya Indonesia dalam kancah politik negara pasifik dan semakin banyaknya kebohongan-kebohongan politik yang dilakukan ULMWP membuat ULMWP kehilangan simpati di dunia internasional, nasional bahkan dari masyarakat Papua sendiri. “Jadi yang dilakukan ULMWP hanyalah sebuah pembodohan yang dapat mengganggu kemajuan generasi penerus Papua,” tegas Albert Wanggai lagi.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments