Senin, Mei 20, 2024
BerandaKRIMINALHINDARI HAM, KSTP BUNUH AKTIVIS KEMANUSIAAN OAP YANG DIAKUI SEBAGAI INTELIJEN

HINDARI HAM, KSTP BUNUH AKTIVIS KEMANUSIAAN OAP YANG DIAKUI SEBAGAI INTELIJEN

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Kelompok Separatis Teroris Papua (KSTP) kembali melakukan aksi biadab mereka. Usai melakukan penyiksaan terhadap masyarakat (Orang Asli Papua), kali ini KSTP dengan kejam tanpa ada  rasa peri kemanusiaan diduga telah membunuh aktivis perempuan yang peduli Papua atas nama Michelle Kurisi.

Aksi biadab tersebut pun diklaim atas perbuatan Pasukan TPNPB Batalyon Egianus Kogoya Kodap III Ndugama berdasarkan rilis dan cuplikan video Markas Pusat Komnas TPNPB, Selasa (29/8/2023). Postingan yang dirilis dengan judul “Pasukan TPNPB Batalyon Egisu Kodap III Ndugama Telah Berhasil Bunuh Intel Indonesia Atas Nama Ibu Michelle Kurisi Nduga Wamena Papua pada tanggal 28 Agustus 2023”.

READ ALSO : TPNPB-OPM KLAIM BUNUH 3 ORANG, APARAT KEAMANAN BANTAH KORBAN ADALAH TNI/POLRI

Sempat viral di media sosial (Medsos) Faceook, seorang yang diduga aktivis perempuan Papua diduga dibunuh oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB. Akun bernama Jack Varrho telah memuat video berdurasi 20 detik tersebut menampilkan detik-detik seorang perempuan dieksekusi oleh TPNPB. (tribunnews)

“Siaran Pers Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB per 28 Agustus 2023.”

READ ALSO : HIDUPKAN KEMBALI PASAR TRADISIONAL, SATGAS TNI BANGKITKAN PEREKONOMIAN DI PEDALAMAN PAPUA

Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB telah terima laporan resmi dari Pimpinan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma bahwa Pasukan TPNPB dari Batalyon Egisu Kodap III Ndugama Derakma telah berhasil tembak mati Ibu Michelle Kurisi Ndoga di Kimbim, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Pembunuhan ini telah dilakukan pada hari Selasa tanggal 28 Agustus 2023 dan ini merupakan peringatan keras kepada orang asli Papua lain yang menjadi agen TNI polri di Papua, ingat TPNPB akan ikuti setiap langkah bagi orang asli Papua yang menjadi Spionase TNI polri.

Silakan ikuti laporan TPNPB dibawah ini!

The TPNPBNEWS:

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Organisasi Papua merdeka (TPNPB – OPM)Kodap III Ndugama-Derakma

Pada tanggal,29 Agustus 2023

======================

Laporan resmi dari TPNPB batalion Egisu Kodap III Ndugama-Derakma.

Melaporkan bawah pada tanggal,28 Agustus 2023, telah menembak salah satu intelejen negara indonesia. Pasukan kodap III Ndugama Darakma batalyon egisu telah ketemu seorang ibu bernama “Micella Kurisi Doga di Kimbim jalan baru dan telah berhasil bunuh dia.

Dan POLISI sudah AMBIL MAYAT DI TKP.

Pembunuhan ini telah dilakukan Setelah diinterogasi tujuannya dalam perjalan menuju ke Kwijawagi mau ambil data pengungsi perang masyarakat nduga. Negara gunakan ibu Micella Kurisi mengambil data dan lakukan pemetaan di basis TPNPB di seluruh Papua.

Namun intelijen TPNPB mempunyai data dan mengikuti perjalanan ibu Mecella, dia setelah ambil data di Keneyam Kab. Nduga, setelah itu dia mau masuk, namun pasukan TPNPB telah berhasil bunuh.

Data yang dimiliki dia salah satunya INTELIJEN NEGARA INDONESIA, Data lain yang dimiliki TPNPB seorang ibu Micella dan beberapa pimpinan papua merdeka juga di incar oleh ibu tersebut.

Kamu orang papua yang jadi mata-mata itu kami akan bersihkan, kami tidak akan pila-pilakon laki-laki kah perempuan kah siapapun yang sudah ada nama-nama ini akan kami bunuh.

Demikian Laporan resmi kami.

Ndugama, 29 Agustus 2023.

Penanggung jawab Tentara pertahanan Daerah Kodap 3 ndugama-derakma.

Brigjend.Egianus Kogeya

=============================

Panglima Kodap III Ndugama-Derakma

Mayor. Pemne. Kogeya

=============================

Komdan operasi kodap 3 ndugama-derakma

The: awak media Tpnpb/opm kodap III Ndugama-Derakma.

READ ALSO : ADA UDANG DIBALIK BATU, TUJUH NEGARA PASIFIK YANG PERNAH DUKUNG PAPUA MERDEKA

Diteruskan kepada semua pihak oleh Jubir Komnas TPNPB Sebby Sambom, dan Terima kasih atas kerja sama yang baik.

Siaran pers yang dibuat Sebby Sambom merupakan wujud propaganda yang sering dilakukan untuk menghindari HAM. Kekejaman disertai dengan tindakan penganiayaan berujung tewasnya warga sipil selalu diklaim sebagai aparat intelijen Indonesia yang artinya adalah kombatan.

Sementara informasi yang didapat ibu Michelle Kurisi adalah aktivis kemanusiaan yang sedang mendata jmulah dan kondisi pengungsi akibat konflik yang terjadi di Papua. Dirinya sedang mengumpulkan data untuk membantu sejumlah pengungsi di Kab. Nduga.

Dikutip dari beberapa media,  KSTP Pimpinan Bocor Sobolim kembali bantai warga sipil di Papua dan sudah berulang kali melancarkan aksi sadisnya membantai warga sipil. Sepanjang tahun 2022 hingga 2023 sudah banyak warga sipil yang menjadi korban.

KSTP melakukan pembantaian di camp tambang ilegal yang menewaskan dua warga sipil dan 5 orang mengalami luka kritis di bagian tubuh. (kumparan)

READ ALSO : KOMPONEN PEMUDA DAN MASYARAKAT PAPUA SERENTAK TOLAK KSTP

Kali ini pembunuhan dan pembantaian terhadap warga sipil terjadi di kampung KW Distrik Awibon Kabupaten pegunungan Bintang provinsi Papua Pegunungan, para warga sipil dikumpulkan jadi satu di dalam sebuah camp para pekerja dan kemudian mereka dibantai satu persatu, dua diantaranya telah meninggal dunia sedangkan 5 lainnya luka berat akibat sayatan parang yang dilakukan oleh Bocor Sobolim dan anak buahnya.

Mereka melakukan pembantaian di camp tambang ilegal yang menewaskan dua warga sipil dan 5 orang mengalami luka kritis di bagian tubuh. Yang dilakukan Bocor Sobolim adalah perbuatan yang  sangat biadab dan merupakan kejahatan kemanusiaan. KSTP telah menyerang masyarakat sipil yang tidak bersenjata, yang bekerja sebagai penambang.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments