APARAT KEAMANAN JALANKAN MISI PENYELAMATAN PILOT SUSI AIR DENGAN MENJUNJUNG HUMANISME
PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Aparat keamanan terus mengupayakan misi penyelamatan dan pembebasan pilot maskapai penerbangan Susi Air dengan terus menjunjung tinggi asas humanisme, dengan mengedepankan negosiasi, dialog dan juga komunikasi yang melibatkan banyak pihak sekaligus agar bisa terhubung dengan KST Papua. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Mathius Fakhiri menanggapi adanya ultimatum Tabloid Nusantara https://tabloidnusantara.com/aparat-keamanan-jalankan-misi-penyelamatan-pilot-susi-air-dengan-menjunjung-humanisme/ # PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Aparat keamanan terus mengupayakan misi penyelamatan dan pembebasan pilot maskapai penerbangan Susi Air dengan terus menjunjung tinggi asas humanisme, dengan mengedepankan negosiasi, dialog dan juga komunikasi yang melibatkan banyak pihak sekaligus agar bisa terhubung dengan KST Papua. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Mathius Fakhiri menanggapi adanya ultimatum
Oleh Kabar NusantaraSabtu, 1 Juli 2023 14:19 WIB1 menit baca14 dibaca
PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Aparat keamanan terus mengupayakan misi penyelamatan dan pembebasan pilot maskapai penerbangan Susi Air dengan terus menjunjung tinggi asas humanisme, dengan mengedepankan negosiasi, dialog dan juga komunikasi yang melibatkan banyak pihak sekaligus agar bisa terhubung dengan KST Papua.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Mathius Fakhiri menanggapi adanya ultimatum yang telah disampaikan oleh Kelompok Speratis dan Teroris (KST) Papua pimpinan Egianus Kogoya terkait dengan bagaimana nasib yang dimiliki oleh pilot maskapai penerbangan Susi Air bernama Philips Mark Mehrtens, yang merupakan pria berkebangsaan Selandia Baru dan kini masih terus disandera oleh gerombolan separatis itu.
Diketahui bahwa sebelumnya pihak KST Papua pimpinan Egianus Kogoya tersebut melalui sebuah unggahan yang kemudian juga sempat viral di berbagai media sosial dan internet mengancam akan melakukan penembakan kepada Philips Mark Mehrtens pada tanggal 1 Juli 2023 lalu.