Kamis, April 18, 2024
BerandaHANKAMTEROR KKB HAMBAT PENDIDIKAN DAN LANGGAR HAM, POTENSI ANCAM GENERASI MUDA PAPUA

TEROR KKB HAMBAT PENDIDIKAN DAN LANGGAR HAM, POTENSI ANCAM GENERASI MUDA PAPUA

PAPUA,  “tabloidnusantara.com” – Pemkab Puncak Papua kembali membuka sekolah di Distrik Ilaga dan Beoga. Aktivitas belajar mengajar di sekolah sempat terhenti lebih dari satu tahun lamanya, pasca aksi teror penembakan dan pembunuhan yang disebarkan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Akibatnya, banyak guru yang keluar dari Ilaga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, sehingga anak didik tak ada lagi yang mengajar. Bupati Puncak Papua, Willem Wandik mengakui kondisi keamanan yang tak kondusif berakibat pada dunia pendidikan.

READ ALSO : PENGGREBEKAN MARKAS KKB DI YAPEN ADALAH TINDAKAN PENEGAKAN HUKUM

“Sekolah tak buka, guru tak ada dan anak didik tak pernah mendapatkan haknya untuk mengenyam pendidikan,” jelas Bupati Wandik, Jumat (9/9/2022). Wandik berharap semua pihak dapat menjaga kondisi keamanan, agar aktivitas pendidikan, perekonomian dan pemerintahan dapat kembali berjalan normal.

“Siapapun yang menghambat proses pendidikan, sama dengan melakukan pelanggaran HAM berat. Karena apa? Ini sama saja menghambat generasi muda Papua untuk mendapatkan pendidikan yang layak,” jelasnya.

Seperti diketahui bahwa  perusakan fasilitas pendidikan dan fasilitas publik terus menjadi isu di Papua terutama di Puncak Jaya. Pada 16 Maret, bangunan SMP Negeri 2 Dekai Kabupaten Yahukimo menjadi korban perusakan oleh pihak tak dikenal. Kapolres Yahukimo, AKBP Arief Kristanto, mengkonfirmasi insiden ini dan memperkirakan kerugian mencapai Rp 2 miliar. Polisi telah menahan dua orang yang diduga terlibat dan sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta pelaku utamanya.

READ ALSO : CARI PERHATIAN, KKB SENGAJA LAKUKAN AKSI TEROR DI BANDARA KENYAM

Bupati Puncak Jaya Willem Wandik marah akibat adanya pemalangan sekolah dan pengusiran sejumlah guru. (@galery_papua instagram.com)

Sementara itu Bupati Puncak Willem Wandik, dalam unggahan reels Instagram pemilik akun “galery_papua”, menyampaikan kekecewaannya terhadap tindakan perusakan sekolah dan pemalangan sekolah oleh OPM. Dia mengecam tindakan tersebut yang merugikan masyarakat dan pelajar di wilayahnya, serta menggambarkan perusakan tersebut sebagai pelanggaran hak asasi anak-anak yang berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

Meski pemerintah telah berupaya mendukung pendidikan di wilayah tersebut, Bupati Wandik menunjukkan bahwa tindakan perusakan dan hambatan oleh OPM telah merintangi proses pendidikan dan merugikan anak-anak yang seharusnya mendapatkan akses pendidikan yang layak.

READ ALSO : PELAKU PENYERANGAN POS TNI MAYBRAT HINGGA 4 PRAJURIT GUGUR, DIVONIS 18 TAHUN

Mewakili pelajar di Distrik Ilaga dan Beoga, serta  Gome, Ketua Osis SMAN 1 Ilaga Dito Kiwak berharap semua pihak bersatu menjaga keamanan di Kabupaten Puncak, sehingga aktivitas dapat berjalan normal, termasuk aktivitas sekolah. “Hampir satu tahun, kami tak sekolah. Padahal, kami ingin sekali sekolah dan bertemu banyak teman. Sekarang dengan dibukanya sekolah, kami harap sekolah tak ditutup lagi,” jelasnya.

Salah satu guru di SMAN I Beoga, Linus Wandagau meminta seluruh orang tua mendukung pendidikan untuk membangun daerah ini. “Jika kondisi keamanan kondusif, guru-guru nusantara dapat kembali mengajar di Puncak,” katanya.

Untuk diketahui, sejak adanya teror dari KKB, aktivitas belajar di Ilaga dan Beoga dilakukan di pusat kota. Bahkan aktivitas belajar mengajar dilakukan di rumah guru yang berada di dalam Kota Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak Papua. Kadang kala, aktivitas belajar mengajar juga dilakukan di Aula Pemkab dengan melibatkan kepolisian dari Bimas Noken Polres Puncak bersama para guru yang tersisa.

READ ALSO : RUSAK KEDAMAIAN BUMI CENDERAWASIH, MASYARAKAT KOMPAK MENOLAK KST PAPUA

Aktivitas keamanan di Ilaga dan Beoga mulai kondusif sejak akhir Juli hingga Agustus 2022. Terbukti di Ilaga dapat dilaksanakan upacara HUT ke-77 RI yang dipimpin Bupati Puncak Papua Willem Wandik. Sejak saat itu, aktivitas kembali normal, ASN juga mulai berdatangan dan terlihat aktivitas Ilaga mulai menggeliat dengan melaksanakan aktivitas pemerintahan, kesehatan, ekonomi dan pendidikan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments