BerandaHANKAMSIAGA TEMPUR BENTUK KESIAPAN PRAJURIT GUNA LINDUNGI RAKYAT

SIAGA TEMPUR BENTUK KESIAPAN PRAJURIT GUNA LINDUNGI RAKYAT

JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono telah menetapkan status operasi siaga tempur bagi prajurit yang bertugas di wilayah rawan Papua. Penetapan ini seiiring dengan meningkatnya serangan KKB terhadap prajurit, rakyat yang tidak berdosa. Siaga tempur bertujuan unruk meningkatkan kewaspadaan prajurit yang sedang melaksanakan tugas dengan kondisi siap menghadapi situasi terburuk/tempur secara efektif dalam artian segala persenjataan yang digunakan siap tembak apabila sewaktu-waktu ancaman hadir.

Kapuspen TNI Laksda Julius Widjojono mejelaskan siaga tempur dilakukan karena aksi KKB, kelompok separatis teroris (KST) yang semakin agresif dan mengancam keselamatan prajurit, masyarakat dan kedaulatan NKRI. “Siaga Tempur dilakukan hanya di daerah-daerah rawan, daerah yang ditandai sebagai pusat-pisat operasi mereka (Rad: KKB). Adapun secara kekuatan Alutsista tidak ada perubahan’, kata Julius.

READ ALSO : PANGLIMA TNI: 4 PEKERJA BTS BUKAN DISANDERA KKB PAPUA

Siaga Tempur TNI (fin.co.id)

Hal serupa juga diungkapkan oleh Wakil Ketua MPR Prof. Dr. H. Syarofuddin Hasan, MA., MA., MBA., mengatakan bahwa keadaan di Papua tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. “Semakin banyak korban TNI-Polri dan Masyarakat yang semakin meningkat, pemerintah harus betul-betul harus mengambil langkah yang tepat dan tegas, pendekatan diplomasi dan pendekatan sosial bisa dilakukan, namun tindakan tegas aparat juga sangat dibutuhkan”, ungkapnya.

Dengan demikian kepada aparat TNI-Polri yang sedang bertugas di wilayah-wilayah kategori rawan serangan KLB, sudah memiliki landasan hukum untuk melakukan tindakan tegas dan terukur dalam membasmi KKB di tanah Papua. Para komandan lapangan harus menekankan dan mengawasi para prajuritnya untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas operasi. Tidak perlu ragu dalam dalam mengambil tindakan tegas demi melindungi nyawa sendiri, masyarakat dan kedaulatan NKRI.

Seperti pernah dipublikasikan oleh media online sumeks.disway.id bahwa KKB memaksa dan memanfaatkan anak-anak Papua untuk dijadikan mata-mata. Tugasnya menggambar suasana dan posisi di dalam markas TNI. Informasi inilah selanjutnya dijadikan bahan oleh KKB Papua untuk menyusun strategi penyerangan.

READ ALSO : TNI PERKETAT PATROLI PERBATASAN, PERSEMPIT JALUR PENYELUDUPAN SENJATA DAN AMUNISI

Beruntung dengan disiplin dan tetap menerapkan siaga tempur langkah ini sudah terbaca oleh TNI, hingga mereka bisa memukul mundur serangan KKB. Bahkan, puluhan anggota KKB tumbang. Bahkan, sniper TNI yang sudah stanbye sejak awal dengan leluasa membidik dan menjatuhkan anggota KKB yang memegang senjata laras panjang. Puluhan KKB berjatuhan. Posisi KKBpun terdesak. Seperti biasa, ahirnya mereka berlarian dikegelapan malam hutan sekitaran markas TNI.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments