Minggu, April 14, 2024
BerandaBENCANA ALAMPERINGATAN BMKG, ADANYA PERUBAHAN SIKLUS BERPOTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG DI...

PERINGATAN BMKG, ADANYA PERUBAHAN SIKLUS BERPOTENSI HUJAN LEBAT DISERTAI ANGIN KENCANG DI SEJUMLAH DAERAH

JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Peringatan, dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) adanya potensi hujan lebat, yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah daerah di Indonesia pada Jumat (17/12/2021).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk untuk waspada adanya gelombang bencana banjir, tanah lonsor, dan angin kencang.

“Dalam sistem peringatan cuaca, BMKG memprakirakan wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang seperti di Aceh, Bali, Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, sampai ke wilayah Timur Indonesia diantaranya, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sumatra Selatan.

BACA JUGA :

PEMERINTAH PUSAT TURUN TANGAN ATASI DAMPAK BANJIR DAN LONGSOR DI JAYAPURA

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, mengatakan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan akan potensi bencana hidrometeorologi pada 2022.

”Meski curah hujan tahun 2022 diprediksi sedikit lebih rendah dibandingkan 2021, pemerintah dan masyarakat harus tetap mewaspadai potensi terjadinya bencana hidrometeorologi,” ujar Dwikorita.

Menurut Dwikorita, pemerintah perlu menyiapkan berbagai skenario dari yang paling risiko rendah hingga skenario terburuk dengan risiko yang sangat tinggi, sebab pola cuaca ekstrem di Indonesia saat ini jauh lebih sering terjadi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Fenomena siklon bisa dikatakan sangat jarang terjadi di wilayah tropis seperti Indonesia. Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak perubahan iklim adalah benar-benar nyata, biasanya di Indonesia, hanya terkena bagian ekornya siklon saja, tapi sekarang justru bibit siklon tersebut muncul dan terbentuk hampir di seluruh wilayah Indonesia.

BACA JUGA :

KODIM 1701/JAYAPURA BERSAMA PT. SINAR MAS BERI BANTUAN MASYARAKAT TERDAMPAK BANJIR

Dwikorita menambahkan Dampak Negatif dan positif yang disebabkan iklim harus tetap dipetakan. Kondisi curah hujan di atas normal dapat dimanfaatkan untuk kecukupan kebutuhan sumber daya air, sektor pertanian, dan sektor kehutanan,” ujar Dwikorita.

Terkait dampak negatif, Dwikorita meminta, pemerintah daerah dan masyarakat harus mewaspadai, mengantisipasi, dan melakukan aksi mitigasi guna menghindari dan risiko bencana hidrometeorologi.

Sumber : https://www.bmkg.go.id/

Tabloid Nusantarahttps://tabloidnusantara.com/
Membuka Wawasan Dan Mencerdaskan
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments