Jumat, Juli 12, 2024
BerandaINTERNASIONALKKB PELAKU PELANGGARAN HAM BERAT

KKB PELAKU PELANGGARAN HAM BERAT

JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Niat buruk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin terang dan terbuka seiring berjalannya waktu kejahatan yang KKB lakukan. Demi ambisi akan kekuasaan, KKB tidak segan-segan mengorbankan apapun, termasuk menyengsarakan masyarakat OAP. Hal tersebut diungkapkan pengamat Papua/Kemanusiaan Dr. Stepi Anriani, S. IP., M.Si. melalui platform/medsos Tiktoknya.

Hasil analisisnya atas kejahatan KKB selama ini di Papua menunjukkan bahwa perjuangan KKB yang katanya untuk menegakkan hak-hak asasi OAP (Orang Asli Papua) hanya kedok/tipuan KKB bagi OA sendiri.  Hal ini terbukti, alih-alih  menegakkan hak asasi manusia OAP,  KKB justru membuat rakyat Papua sengsara dengan membakar fasilitas umum seperti bakar gedung sekolah, membunuh rakyat sipil tidak berdosa, dan teror Warga.

Sebenarnya bukti sudah menggunung bahwa KKB hanya memperjuangkan ambisi politik mereka sendiri untuk mengambil alih kekuasaan dan menjadi penguasa.Tidak hanya membunuh rakyat sipil dan para Tokoh Adat Papua, bunuh/perkosa Guru, bunuh/perkosa tenaga kesehatan,  yang selama ini telah berperan besar untuk melayani dan membebaskan masyarakat OAP dari keterbelakangan dan buta huruf.

Dari  aspek kepercayaan sebagai umat Kristiani, KKB justru melanggar imannya sebagai umat Kristiani yang mengutamakan Kasih kepada Tuhan dan Sesama Manusia, namun ironisnya KKB justru  menembak mati Pendeta dan bakar Gereja yang merupakan tempat ibadah umat Kristen.

READ ALSO : ATASI KESULITAN PENDIDIKAN AKIBAT KONFLIK, TNI PERBAIKI SD TITIGI

Dr. Stepi Anriani, S.I.P.,M.Si dalam wawancara konten tiktok.com tentang KKb Pelanggar HAM Berat

Apakah membakar gereja, bunuh Pendeta, menembaki Kadistrik, bunuh dan Perkosa Guru/tenaga kesehatan,  bakar rumah warga, rusak fasilitas umum dan Sandera Pilot Susi Air adalah suatu  perjuangan dan tidak bertentangan dengan hukum kasih?  Yang terjadi, kata Dr. Stepi Anriani, S.IP. M.Si., KKB justru menutup rapat-rapat peluang kemajuan pembangunan ekonomi, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan bagi OAP (Orang Asli Papua). Apa yang mereka katakan sebagai perjuangan demi warga Papua itu terbukti hanya omong kosong/tipuan, Yang mereka lakukan di lapangan justru menyengsarakan OAP dan menunjukkan sebagai pelaku pelanggaran HAM berat.

Analisis Dr. Stepi Anriani sejalan juga dengan apa yang dirasakan warga asli Papua sendiri,  selama ini justru KKB lebih sering mengacau dan menebar teror bagi warga OAP, ketimbang berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua seperti yang sering mereka jadikan dalih/kampanyekan.

READ ALSO : BENNY WENDA TOKOH PROVOKATOR DIBALIK KONFLIK PAPUA

Salah satu Kepala Suku Besar di Papua Pace Murib/Kepala Suku Dani, meminta kepada masyarakat OAP untuk untuk berpegang teguh kepada kedaulatan NKRI, karena sejak Papua kembali ke Pangkuan NKRI dari rampasan Kolonial Belanda, Pemerintah RI selalu didiskreditkan oleh Teroris KKB, padahal jika dilihat dengan jujur sesuai fakta bahwa pemerintah RI terus memberikan bukti kepedulian dan kecintaan akan Papua sebagai anak Kandung NKRI, yakni  membangun  Papua dari semua aspek,  memberi dana otonomi khusus (Otsus), buat jalan Trans Papua, penggelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua,  peningkatan pelayanan pendidikan, peningkatan layanan kesehatan dan pemekaran Provinsi  dari 2 Provinsi menjadi 5 Provinsi yang semuanya bertujuan untuk kemajuan bagi OAP sebagai anak kandung NKRI.

Lanjut Dr. Stepi Anriani menjelaskan analisisnya bahwa patut disyukuri bersama dengan kehadiran aparat TNI di tanah Papua telah memberikan rasa aman kepada masyarakat Papua, yang membuat aktivitas masyarakat OAP sehari-hari bisa berjalan dengan aman dan damai dari gangguan KKB.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments