Senin, Mei 20, 2024
BerandaHANKAMKAPOLDA PAPUA SELIDIKI MENINGKATNYA ESKALASI GANGGUAN KEAMANAN DI YAHUKIMO

KAPOLDA PAPUA SELIDIKI MENINGKATNYA ESKALASI GANGGUAN KEAMANAN DI YAHUKIMO

PAPUA, Tabloidnusantara.com” – Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri mengatakan akan menyelidiki penyebab meningkatnya gangguan kamtibmas di Dekai, ibukota Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

“Saya sudah perintahkan untuk menyelidiki penyebab meningkatnya berbagai gangguan kamtibmas yang terjadi di wilayah itu bahkan sampai menimbulkan korban jiwa,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Fakhiri di Jayapura, Senin, 14 Agustus 2023.

READ ALSO : OPERASI PENEGAKAN HUKUM DILAKUKAN SATGAS DAMAI CARTENZ DALAM PEMBEBASAN PILOT SUSI AIR

Dikatakan, selain itu pihaknya juga akan menyelidiki ke dalam apakah anggota sudah dekat dengan masyarakat atau tidak dan apa penyebabnya. Dari hasil penyelidikan itu nantinya akan dilakukan evaluasi khususnya bila hal itu terkait anggota dan meminta untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Bila dekat dengan semua elemen masyarakat diharapkan dapat menekan dan menurunkan tingkat kriminalitas di wilayah itu. Selain itu pihaknya juga berharap agar masyarakat turut aktif menjaga keamanan di wilayahnya dan melaporkan bila mencurigai sesuatu hal.

“Mudah-mudahan dengan dilakukannya evaluasi maka gangguan kamtibmas yang terjadi di Dekai berkurang sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitas tanpa rasa ketakutan,” harap Kapolda Irjen Pol Fakhiri.

READ ALSO : KKB TINGKATKAN AKSI TERORNYA JELANG HUT KEMERDEKAAN RI KE-78

Ilustrasi kesigapan aparat keamanan. (republika online)

Gangguan keamanan yang terjadi di Dekai di antaranya pada 31 Juli terjadi kasus penyerangan terhadap pos anggota Brimob di Dekai. Pada 1 Agustus anggota menggerebek markas KKB dan menangkap dua anggotanya serta mengamankan enam pucuk senpi rakitan.

Saat penggerebekan sempat terjadi kontak senjata hingga menyebabkan satu anggota Brimob alami luka tembak, tanggal 2 Agustus warga sipil dianiaya hingga meninggal. Pada 6 Agustus kantor KPU Yahukimo dibakar orang tak dikenal (OTK), dan tanggal 12 Agustus kembali terjadi penganiayaan hingga melukai warga sipil yang dilakukan OTK.

Perlu menjadi bahan evaluasi bahwa munculnya aksi teror dari KKB akibat dari terpojoknya posisi KKB sebagai dampak dari operasi pencarian pilot Susi Air oleh aparat keamanan. Pengejaran yang dilakukan oleh Satgas gabungan memaksa mereka berpindah-pindah tanpa dibekali logistik yang cukup. Dalam kondisi kekurangan logistiK inilah mereka memaksa simpatisannya untuk bergerak melakukan aksi terornya di Yahukimo sekaligus menunjukkan eksistensinya bahwa KKB masih ada.

READ ALSO : LANGGAR HUKUM HUMANITER, KKB LIBATKAN ANAK-ANAK DAN PELAJAR DALAM AKSI TERORNYA

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments