Sabtu, Juni 15, 2024
BerandaNASIONALDITUDUH INTELIJEN OLEH KSTP TERNYATA AKTIVIS SOSIAL DAN CUCU KEPALA SUKU SILO

DITUDUH INTELIJEN OLEH KSTP TERNYATA AKTIVIS SOSIAL DAN CUCU KEPALA SUKU SILO

PAPUA, Tabloidnusantara.com” – Michelle Kurisi Doga S. Sos S. Ikom adalah salah satu Tokoh Perempuan La Pago, juga Aktivis Perempuan & Anak Indonesia yang selalu memperjuangkan hak orang Papua khususnya perempuan dan anak-anak di pelosok-pelosok Papua. Semasa hidup, Michelle Kurisi Doga merupakan aktivis sosial yang banyak dikenal masyarakat dan para tokoh karena kepekaannya terhadap rasa kemanusian terhadap sesama terutama rakyat Papua.

Michelle Kurisi Doga yang merupakan cucu dari kepala suku Silo juga dikenal luas para petinggi Papua sebagai aktivis perempuan yang berani. Sebutan Mama Koran diberikan kepadanya karena wanita asal Wamena itu senang mengumpulkan anak-anak untuk belajar dan mengenal dunia usaha sejak dini. Michelle mengumpulkan anak-anak, belajar, mandi di laut dan menghitung hasil jualan koran mereka. Gebrakannya menciptakan pengusaha handal pada anak-anak dimulai dari Jalanan merupakan salah satu kegiatan sosialnya yang ingin dia wujudkan.

READ ALSO : KODAM XVII/CENDERAWASIH BANTAH LIBATKAN MICHELLE KURISI SEBAGAI INTELIJEN

Namun KSTP menuduhnya sebagai mata-mata. Dalam video yang beredar tampak awalnya dia diinterogasi lalu dieksekusi secara keji. Video pembunuhannya pun disebarkan ke media sosial hingga viral. Michelle Kurisi Doga tewas dieksekusi saat perjalananan dalam misi kemanusiaan untuk membantu pengungsi di Nduga.

Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Inf Johanis Parinussa mengatakan, TNI tidak pernah menjadikan orang asli Papua (OAP) sebagai agen atau mata-mata. Tidak ada keterlibatan korban Michelle Kurisi Ndoga yang tewas dibunuh KSTP dalam bidang intelijen TNI. “Ibu Michelle Kurisi Ndoga murni masyarakat sipil yang ingin membantu para pengungsi di Nduga,”ujar Letkol Inf Johanis Parinussa, Rabu (30/8/2023).

Korban dibunuh secara sadis oleh KSTP yang tergabung dalam pasukan TPNPB Batalyon Egisu Kodap III Ndugama. “Namun niat yang baik itu harus dibayar mahal sebab Ibu Michelle Kurisi Ndoga tewas dibunuh kelompok KKB Papua secara sadis,” pungkasnya.

Sebutan Mama Koran diberikan kepadanya karena wanita asal Wamena itu senang mengumpulkan anak-anak untuk belajar dan mengenal dunia usaha sejak dini. (ceposonline)

READ ALSO : KEBERHASILAN APARAT KEAMANAN TANGKAP PEMASOK SENJATA KSTP PATUT DIAPRESIASI

Diketahui, pembunuhan keji ini dilakukan oleh pasukan TPNPB Batalyon Egisu Kodap III Ndugama berdasarkan rilis dan cuplikan video Markas Pusat Komnas TPNPB pada Selasa, 29 Agustus 2023. KSTP merilis video dengan judul Pasukan TPNPB Batalyon Egisu Kodap III Ndugama telah berhasil bunuh intel Indonesia atas nama Ibu Michelle Kurisi Doga Wamena Papua.

Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB telah terima laporan resmi dari Pimpinan TPNPB Kodap III Ndugama Derakma, pasukan TPNPB dari Batalyon Egisu Kodap III Ndugama Derakma menembak mati Michelle Kurisi Doga di Kimbim, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Polisi menyatakan pihaknya saat ini tengah mendalami laporan tersebut. Namun dia belum memberikan informasi lebih rinci terkait laporan penembakan maut tersebut. “Kami telah melakukan penyelidikan yang teliti untuk mengungkap kebenaran dari informasi ini,” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo dalam keterangannya, Rabu (30/8/2023).

Benny meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan resmi kepolisian sebelum membuat kesimpulan atau mengambil tindakan lebih lanjut. Dia berharap masyarakat tidak terprovokasi. “Kami mengajak seluruh masyarakat di Papua dan masyarakat luas untuk tidak terprovokasi propaganda oleh berita yang belum terbukti kebenarannya. Mari kita bersama-sama menunggu hasil penyelidikan yang akan memberikan klarifikasi yang jelas mengenai insiden ini,” ujar Benny.

READ ALSO : DIDUGA PENANGANAN TEBANG PILIH, HAM DI PAPUA TAMBAH RUMIT

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments