Jumat, Juli 19, 2024
BerandaKRIMINALKAPOLRES KLARIFIKASI TERBAKARNYA GUDANG BERAS MILIK PEMKAB PUNCAK

KAPOLRES KLARIFIKASI TERBAKARNYA GUDANG BERAS MILIK PEMKAB PUNCAK

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Seperti yang telah disampaikan oleh Humas Polda Papua dalam keterangan pers sebelumnya, bahwa telah  terjadi pembakaran bangunan berupa gudang beras milik Pemkab di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Selain pembakaran seorang penjaga kios juga menjadi korban penembakan hingga mengalami luka diatas telinga dan korban dievakuasi ke Mimika untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kepala Kepolisian Resor Puncak Komisaris Polisi (Kompol) I Nyoman Punia memberikan klarifikasinya bahwa aksi pembakaran bangunan oleh orang tidak dikenal (OTK) di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Kamis, 24 Agustus 2023, bukanlah gudang beras milik Pemkab Puncak yang dibakar, melainkan rumah milik warga.

READ ALSO : AMANKAN PEMILU 2024, MABES POLRI PERTEBAL PASUKAN DI PAPUA

I Nyoman Punia yang ditemui wartawan di Timika, Kabupaten Mimika, Senin (28/8/2023) mengatakan ada terjadi kesalahan informasi terkait dengan kejadian tersebut. “Informasi pembakaran gudang beras itu informasi yang salah, yang terjadi adalah pembakaran dua unit rumah yang dimiliki oleh masyarakat yang sudah ditinggalkan pemiliknya atau kosong, itu informasi yang benar,” ungkapnya.

Sementara ditanya soal kondisi siaga 1 di kabupaten Puncak khususnya distrik Ilaga, Nyoman menyebut pihaknya selalu dalam kondisi siaga 1. “Karena situasi yang sewaktu-waktu berubah, karena perubahan situasi disana (Ilaga, Puncak) sangat cepat, kita tidak bisa anggap landai-landai, tidak. Kita selalu siaga 1, anggota TNI-Polri semua kita siagakan di pos,” tuturnya.

Ilustrasi Kebakaran

READ ALSO : RAKYAT PAPUA BERHAK HIDUP AMAN, DAMAI DAN DAPATKAN JAMINAN KEAMANAN

Ia menegaskan saat ini kondisi di Ilaga sudah aman terkendali pasca kejadian aksi pembakaran rumah oleh OTK. Terkait dengan dugaan adanya kelompok yang terlibat dalam pembakaran itu, Nyoman menyebut hingga kini pihaknya masih dalam penyelidikan. “Itu belum kita tunjukan dari kelompok mana, nanti kalau sudah tahu, nanti akan kita sampaikan,” katanya.

Pasca kejadian itu aparat keamanan melakukan penjagaan ketat terhadap gedung pemerintahan dan gedung-gedung yang dianggap tempat vital agar tidak berulangnya kejadian yang sama.

READ ALSO : NARASI BOHONG BENNY WENDA BIKIN RI WALK OUT, MSG TOLAK ULMWP

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments