Minggu, Mei 26, 2024
BerandaHANKAMBUKTI KKB SENGSARAKAN RAKYAT PAPUA

BUKTI KKB SENGSARAKAN RAKYAT PAPUA

JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua wajib dibasmi karena menjadi sumber konflik bagi masyarakat. Keberadaan mereka sangat meresahkan, karena sering membuat kekejaman yang di luar batas kemanusiaan, bahkan tak jarang membunuh warga sipil. Pemberantasan KKB menjadi agenda wajib, agar rakyat Papua bisa hidup damai.

Permasalahan pelik di Papua terjadi karena teror dari KKB, yang merupakan organisasi bersenjata di bawah OPM. Mereka berdua sama-sama ingin mewujudkan Papua merdeka, dengan cara kekerasan. Walau dengan membeli senjata api ilegal yang mahal harganya, tetapi masih dilakukan, karena mereka menganggap Papua adalah wilayah yang terjajah.

Tentu mereka salah besar karena jika Papua (dulu Irian Jaya) menjadi provinsi di Indonesia, bukanlah wilayah yang ditindas. Karena buktinya warga asli Bumi Cendrawasih sangat cinta NKRI dan mereka tidak mau jika diajak memberontak dan membentuk Republik Federal Papua Barat, serta mengibarkan bendera bintang kejora. Warga asli Papua ingin hidup damai, sehingga mereka dapat melakukan aktivitas dan memenuhi kebutuhan hidupnya.

READ ALSO  : KONFLIK PAPUA TANGGUNG JAWAB SELURUH WARGA INDONESIA

Sementara itu sudah 3 bulan pilot Susi Air disandera KKB dan selama itu pesawat banyak yang tidak terbang. Mereka (para pilot) diancam panglima KKB, Egianus Kogoya agar tak terbang di langit Papua. Kondisi ini menyebabkan warga di pengunungan Papua mulai kelaparan, mereka menangis berharap pesawat datang bawa makanan.

“Hari ini ada banyak warga pegunungan Papua menangis kelaparan, dulu banyak yang membully saya, bahwa warga Papua di pegunungan bisa bertahan,” kata YouTuber Krisyanto Yen Oni di konten terbarunya. Alasan para pembully itu, karena mereka warga Papua memiliki kebun dan ladang. “Mereka bisa makan singkong, ubi talas, ubi jalar, tapi faktanya sekarang mereka kelaparan,” tegas Yen Oni seraya memutar cuplikan video warga Puncak Papua.

Menurut Yen Oni seperti yang dikutip dalam pemberitaan Suaradewata.com, benar warga pedalaman Papua punya ladang dan kebun, tapi dalam situasi konflik seperti saat ini, masyarakat mana yang bisa leluasa pergi ke kebunnya untuk mengambil bahan makanan. “Jadi masyarakat itu sekarang terisolir situasi konflik. Lalu siapa yang akan menjamin kehidupan mereka, siapa yang akan menjamin bahan makanan untuk mereka?”, cetusnya.

READ ALSO : WASPADAI INSTRUKSI SERBUAN EGIANUS KOGOYA“Kasihan mereka, sampai Bupati (Puncak) turun ke lokasi, sampai meminta dari lokasi agar supaya maskapai penerbangan masuk kesana mengantarkan bahan makanan,” ungkapnya. Ini baru skala kecil, bagaimana kalau terjadi skala besar?. “Pertanyaan saya, itu kelompok KKB dan OPM akan bertangungjawabkah mereka dengan makan minum masyarakat sipil?”, ujarnya bertanya.

Dilain sisi pemuda asli Papua bernama Capten pilot Yoseph Mayau tetap terbang pasok bahan makanan untuk warga di pedalaman dan pegunungan. Pilot asli Papua ini tak takut ancaman Egianus Kogoya agar menghentikan terbang di langit Papua. Dia salah satu anak Puncak asli yang sukses menimba ilmu dan sekarang berbakti buat Papua.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments