Sejak sanksi diputuskan dalam sidang tersebut, status dan profesi Briptu WT sudah bukan menjadi anggota Polri.
Sementara itu, korban aksi tipu-tipu, Suratmo, hanya bisa pasrah dengan kejadian ini. Saat fakta di persidangan terungkap bahwa permintaan uang pada dirinya merupakan inisiasi Briptu WT, bukan atas perintah Kapolres ataupun Kapolda.
“Jadi saat minta uang berkali-kali pada saya yang katanya disuruh Kapolres selanjutnya disuruh Polda, untuk ongkos ini itu, dia hanya mengatasnamakan saja,” ucap Suratmo.
“Saya masih berharap uang saya kembali. Kasihani saya, saya butuh uang itu,” ujarnya.
Sebelumnya, kasus penipuan penerimaan bintara Polri ini berawal saat Suratmo bertemu WT. Suratmo menyampaikan harapannya agar kedua anaknya menjadi polisi. WT pun mengaku dan menjanjikan bisa membantu Suratmo asalkan ada uangnya.
“Saya tanya, ‘Pak anak saya pengin jadi polisi’. Terus ditanya, lha sampeyan anake pingin jadi polisi punyanya apa? Sawah, pekarangan, dijual untuk ongkos biar uripe seneng (hidupnya bahagia),” kata Suratmo, Kamis (2/1), mengenang percakapannya dengan WT saat itu.























DPO KASUS PEMBUNUHAN SOPIR TRAVEL BERHASIL DITANGKAP DAN DILUMPUHKAN RESMOB POLDA JAMBI
SELINGKUH DENGAN ISTRINYA, EHS NEKAT BANTAI KARYAWAN BENGKEL HINGGA TEWAS
POLISI TANGKAP PELAKU DEEPFAKE PRESIDEN PRABOWO, KORBANNYA 11 ORANG
POLISI TANGKAP PELAKU PENJUALAN ORANG YANG DIJADIKAN PSK DI KEBAYORAN BARU
POLISI UNGKAP MOTIF ORANG TUA BUNUH ANAK DAN DI BUANG DI RUKO KOSONG
POLRES TANGERANG TETAPKAN DPO KE USTADZ W KARENA MENCABULI PULUHAN MURID
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI