Perlombaan ini membuat Bey pun mengenang masa lalu ketika dirinya pernah mengikuti lomba serupa sekitar 40 tahun lalu pada tahun 1983. Dia menyebut, saat itu masih sangat sederhana dibandingkan dengan saat ini, yang telah memperhatikan detail teknis seperti roda, rem, hingga model kendaraan.
“Sekarang sudah modern. Pesertanya sudah memperhitungkan arah, model, dan faktor-faktor teknis lainnya. Saya juga lihat kreativitasnya sangat unik, ada yang menggunakan kostum beragam,” tuturnya.
Kereta sabun merupakan ajang kreativitas dan hiburan, lomba ini juga terbagi dalam beberapa kategori, termasuk kelas serius yang menekankan kecepatan dan teknik, serta kelas hiburan yang menghadirkan keseruan dengan desain dan kostum unik.























KEMENKES : BLACKLIST SEUMUR HIDUP UNTUK DOKTER YANG DIDUGA PERKOSA KELUARGA PASIEN
NYALAKAN KEMBANG API DENGAN DURASI CUKUP LAMA DAN MENGGANGU MASYARAKAT, PUSSENIF AD MINTA MAAF
SADIS, JURU PARKIR DIKEROYOK SEKELOMPOK PEMUDA HINGGA TEWAS DI BANDUNG
KETERBATASAN BUKAN HALANGAN, 105 PENYANDANG TUNA NETRA BERLOMBA MEMBACA AL-QUR’AN DI MALANG
PJ GUBERNUR JABAR MINTA BANTU HIPMI KAJI PENGAKTIFAN BANDARA HUSEIN SASTRANEGARA
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI