PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Seperatis Teroris Papua (KSTP) akhir-akhir ini mendapat kecaman keras dari Tokoh Adat Papua Herman Albert Yoku.
Menurutnya, KSTP telah melakukan pelanggaran HAM berat dengan melakukan pembunuhan terhadap masyarakat sipil. “KSTP banyak melakukan pelanggaran HAM dengan membunuh Masyarakat sipil dengan dalil memperjuangkan Kemerdekaan Papua, padahal tidak semua orang papua ingin Merdeka,” ungkapnya.
READ ALSO : KSTP BIADAB SUPLAI LOGISTIK UNTUK PENDUDUK MALAH DISERANG

Operasi gabungan TNI dan Polri dilakukan untuk menjaga keamanan dan melawan kegiatan ilegal yang dilakukan oleh kelompok separatis tersebut. (portalindonews.com)
Menurut Herman hanya sebagaian kecil orang dengan kepentingan pribadi menggunakan simbol Papua Merdeka sebagai alat melawan pemerintah dan semua orang Papua ingin hidup berdamai bersama Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tokoh adat tersebut meminta agar KSTP segera hentikan semua aksi kekerasanya karena percuma berjuang namun masih membunuh sesama orang Papua. “Kita jaga koduktifitas di Tanah Papua, guna mewujudkan Papua damai dan sejahtera” tegasnya























BIADAB!!! KSTP MUTILASI SEORANG PRIA YANG DIKLAIM ANGGOTA TENTARA
KESELAMATAN SANDERA MENJADI PRIORITAS DALAM PEMBEBASAN PILOT SUSI AIR DARI KSTP
WUJUD TANGGUNG JAWAB LINDUNGI MASYARAKAT, APARAT KUASAI MARKAS KSTP
KSTP SERANG DAN BAKAR KAMP PENAMBANG, SATU PEKERJA TEWAS MENGENASKAN
SATGAS TNI BANTU ATASI TRAUMA MASYARAKAT PAPUA AKIBAT TEROR KSTP
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI