BOGOR, “tabloidnusantara.com” – Pada Libur Natal biasanya menjadi momen yang dinanti masyarakat untuk melepas penat dengan berwisata ke kawasan alam.
Namun, suasana di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), yang terkenal dengan keindahan hutan tropis dan pesona air terjunnya, tahun ini menunjukkan tren berbeda. Kawasan wisata alam ini terlihat lebih sepi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Sejumlah faktor disinyalir menjadi penyebab penurunan jumlah pengunjung. Salah satunya adalah harga tiket masuk yang dinilai cukup tinggi bagi sebagian wisatawan. Harga tiket ini menjadi kendala dan membuat masyarakat berpikir untuk membeli.
Tidak hanya tiket, faktor cuaca juga turut berperan besar. Musim penghujan yang masih berlangsung membuat banyak calon pengunjung mengurungkan niat mereka untuk berwisata ke kawasan ini.
Hujan yang sering mengguyur membuat akses jalan menuju TNGHS lebih sulit dilalui, serta meningkatkan risiko keselamatan di area wisata alam seperti air terjun dan jalur pendakian.























CURAH HUJAN TINGGI, “TAMAN MARGASATWA RAGUNAN” SEPI PENGUNJUNG
PEMERINTAH JABAR SUPPORT LOMBA KERETA SABUN JADI EVEN TAHUNAN
Bahas Agenda Pembangunan, Pangdam XVII/Cenderawasih Terima Kunjungan Pj. Walikota Jayapura
SUMBA MASUK EDISI “CONDE NEST TRAVELER” DESTINASI WISATA TERBAIK
KEMBANGKAN KOTA CERDAS (SMART CITY) PEMERINTAH AKAN MENJANGKAU DESTINASI PARIWISATA SUPERPRIORITAS
GETARAN LIDAH, DENGAN KHAS KULINER MANGUT LELE MBAH MARTO
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI