Dari total produksi ikan nila pada tahun 2024 mencapai 1,38 juta ton, meningkat dari 2023 yang sebesar 1,36 juta ton. Total produksi lobster 2024 mencapai 481 ton, meningkat dari 2023 yang sebesar 437 ton. Lalu ada total produksi kepiting 2024 mencapai 6.446 ton meningkat dari 2023 yang sebesar 5.860 ton.
“Produksi ini kaitannya untuk apa? Ujung-ujungnya kita diminta meningkatkan kesejahteraan, pendapatan masyarakat,” ujarnya.
TB juga menambahkan, perolehan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor perikanan budi daya mencapai Rp 80,38 miliar hingga 31 November 2024. Angka ini melebihi target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Ia menjelaskan, PNBP ini merupakan akumulasi dari PNBP Satuan Kerja Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp 59,16 miliar dan Satuan Kerja Ditjen Perikanan Budi Daya sebesar Rp 21,22 miliar.
Sementara itu, pada 2024 tercatat nilai rata-rata pendapatan pembudidaya mencapai Rp 5.136.547 atau meningkat sebesar 4,55% dari tahun sebelumnya. Nilai ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di beberapa daerah.























POLISI BONGKAR GUDANG PRODUKSI PENAKARAN ULANG MINYAKITA DI BOGOR
ATAS PERINTAH PRABOWO, KKP SEGEL PAGAR LAUT SEPANJANG 30KM
HARGA SEMBAKO JELANG NATARU, DI JAKARTA ALAMI KENAIKAN
HARGA CABAI MEROKET JELANG NATARU DI PASAR JAMBI
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI