JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Anggota Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk menjelaskan ke dunia internasional. Terkait Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Dikatakan Dave, KKB Papua adalah organisasi separatis dan teroris. Sehingga, upaya untuk menyampaikan kepada dunia internasional penting dilakukan supaya tidak timbul kesalahpahaman. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi I dengan Menteri Luar Negeri Retno L.P. Marsudi di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6/2023).
“Terlepas dari penamaan dari pemerintah (tentang) kelompok kriminal bersenjata, mereka itu (KKB Papua) lakukan separatis dan teroris. Jangan sampai kita kalah di media sosial oleh para separatis Papua. Sehingga terus-terus berbentuk opini bahwa TNI di sana adalah menindak, menindas hak asasi manusia. Sementara prajurit kita terus-menerus berguguran,” tambahnya.
READ ALSO : BENNY WENDA TOKOH PROVOKATOR DIBALIK KONFLIK PAPUA

Sidang Umum PBB Foto: Mary Altaffer/AP/picture alliance
Sebab, Politisi Fraksi Golkar itu menilai jika opini tersebut dibiarkan tanpa ditangani secara tepat, maka akan berpotensi mengikis kedaulatan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, dirinya ingin Kemenlu mengambil langkah-langkah yang signifikan untuk mencegah dunia internasional salah persepsi mengenai Indonesia.
“Nah, ini ya bagaimana langkah-langkah dari Kemenlu sendiri untuk terus meyakinkan dunia internasional. Kita ini melakukan penegakan hukum kepada mereka yang melawan terhadap kedaulatan NKRI,”tandasnya.
Anggota Komisi I DPR Sjarifuddin Hasan dalam rapat tersebut juga meminta ketegasan dari Kemenlu untuk menyuarakan dalam forum internasional bahwa sikap dan tindakan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia bertujuan untuk melindungi kedaulatan Indonesia. Hal ini penting agar Indonesia memperoleh dukungan penuh untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tanah air.
READ ALSO : KKB PELAKU PELANGGARAN HAM BERAT
“Yang terjadi adalah pembunuhan yang terjadi setiap saat, (entah) apakah itu terjadi pada rakyat ataupun TNI, Polri, bahkan orang asli sekalipun. (kejadian ini) sering dipertanyakan, jika aparat kita bertindak tegas maka akan timbul suara-suara tentang HAM. Sebaliknya kalau dibiarkan, yang terjadi seperti saat ini (pembunuhan),” politisi Fraksi Partai Demokrat itu.























TPNPB-OPM NYATAKAN PERANG DENGAN TNI
BANTU BENCANA ALAM MYANMAR, TNI KIRIM PASUKAN DAN LOGISTIK AKSI KEMANUSIAAN
SATGAS PAMTAS RI-PNG TEMUKAN LADANG GANJA SAAT PATROLI
BUPATI YAHUKIMO : SERANGAN KKB SANGAT BRUTAL DAN TAK BERPRIKEMANUSIAAN
PETUGAS GABUNGAN LAKUKAN EVAKUASI JENAZAH GURU DAN KORBAN LUKA AKIBAT SERANGAN KKB
KKB KEMBALI SERANG WARGA, 1 ORANG GURU MENINGGAL DUNIA
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI