JAKARTA, “tablidnusantara.com” – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menuturkan, terkait penerima bantuan sosial (bansos) akan menyesuaikan setelah perubahan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi data tunggal sosial ekonomi nasional selesai agar tepat sasaran.
Kendati demikian untuk pastinya, pemerintah masih menunggu hasil finalisasi data tunggal yang saat ini sedang dikerjakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
“Nanti kita tunggu hasil dari data tunggal yang akan disampaikan oleh BPS,” ujar Agus di Kemensos, Jakarta, Kamis (23/1).
Tidak hanya itu, Agus akan memastikan bahwa Kemensos akan membuka ruang layanan untuk masyarakat yang merasa layak menerima bantuan sosial tetapi tidak terdata dalam data tunggal
Kemensos sendiri sudah menyiapkan mekanisme pemutakhiran melalui aplikasi terkait pengaduan masyarakat.
“Kalau ada yang merasa layak mendapatkan bantuan sosial tetapi tidak tercantum, kami membuka aplikasi untuk mengajukan informasi atau komplain,” katanya.
Proses pemutakhiran data akan dilakukan usai data tunggal selesai dan disampaikan kepada publik.
Kemensos juga telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menangani keluhan masyarakat terkait akurasi data penerima manfaat.























PEMERINTAH RESMI UMUMKAN LEBARAN IDUL FITRI 1446 H PADA SENIN 31 MARET
48 OPD PAPUA BARAT DIMINTA MENGHEMAT ANGGARAN PADA 2025
BNN RI : PEMERINTAH MASIH BERHATI-HATI DALAM ATURAN EKSPOR KOMODITAS KRATOM
JALAN RUSAK TAK KUNJUNG DIPERBAIKI, WARGA GELAR AKSI UNJUK RASA DENGAN TANAM POHON PISANG
MENSOS BERIKAN BANTUAN LOGISTIK LUMBUNG SOSIAL DI KEDIRI
PEMERINTAH MEMBERIKAN INSENTIF PAJAK, UNTUK JENIS KENDARAAN HYBRID
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI