Terhitung hingga siang tadi, prosedur mendarat di bandara lain ini dilakukan mengingat intensitas hujan lebat yang mengakibatkan minimum visibility atau minimal jarak pandang terjadi.
Syaugi juga menambahkan hujan lebat sejak pagi turut menyebabkan keterlambatan keberangkatan penerbangan dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.
“Dari data yang kami terima terdapat 10 penerbangan domestik dan empat penerbangan internasional yang mengalami keterlambatan, rata-rata 60-120 menit dari jadwal,” tambahnya.
Kendati demikian hingga sore tadi seluruh penerbangan yang mengalami keterlambatan telah terbang dengan aman, begitu pula penumpang yang gagal mendarat di Bali akhirnya telah tiba.
Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali Selatan ini sendiri selama Natal dan Tahun Baru 2025 memberi perhatian lebih dengan membentuk posko angkutan guna mengakomodir seluruh kebutuhan penumpang.
Meski diwarnai cuaca buruk, posko tetap mencatat pergerakan penumpang yang signifikan, dimana sejak Rabu (18/12) lalu sebanyak 707.721 penumpang tercatat menggunakan angkutan udara, ini naik 7 persen dari periode yang sama 2023.
“Kami bersama seluruh stakeholder terkait mengantisipasi kondisi cuaca saat ini dengan terus melakukan koordinasi dan memperbarui informasi,” tutupnya.























RATUSAN PELAJAR DIBALI TIDAK BISA BACA
MOBIL AMBULANCE PEMBAWA JENAZAH TERJUN KE SUNGAI
MENHUB : PREDIKSI PERGERAKAN MASYARAKAT TERTINGGI ADALAH JAWA TENGAH PADA LEBARAN 2025 CAPAI 36,6 JUTA ORANG
PJ GUBERNUR JABAR MINTA BANTU HIPMI KAJI PENGAKTIFAN BANDARA HUSEIN SASTRANEGARA
AHY : JUMLAH PESAWAT DI BALI HARUS DI TAMBAH, DI PERBAHARUI DAN DIREMAJAKAN
8 WNA DI GREBEK BNNP, SEMUA POSITIF NARKOBA
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI