Menurut dia, bronjong untuk penahan tebing perlu dibuat karena sungai tersebut sering meluap jika terjadi hujan deras selama beberapa jam saja.
“Jalan menuju Langgai itu penting bagi masyarakat sebagai akses lalu lintas dan perekonomian karena digunakan untuk mengangkut hasil tani, terutama gambir. Itulah gunanya status jalan itu ditingkatkan menjadi jalan provinsi meskipun hanya menghubungkan nagari dalam kabupaten,” ucapnya.
Yuskardi mengatakan, meski jalan itu putus sehingga tidak bisa dilalui, namun daerah itu tidak terisolir karena ada jalan alternatif yang merupakan jalan lama, yaitu jalan di pinggir irigasi.
Hujan deras, kata dia, mengakibatkan banjir setinggi 30 hingga 60 cm di tujuh kecamatan, yaitu Koto XI Tarusan, Bayang, IV Jurai, Batang Kapas, Sutera, Lengayang, dan Ranah Pesisir.
BACA JUGA : RIBUAN PESERTA IKUTI SEMINAR NASIONAL DALAM RANGKA HUT KE-79 ARMED TNI AD TAHUN 2024

Pihaknya sedang menghitung jumlah warga yang terdampak dan kerugian yang diakibatkannya. Meskipun begitu, pihaknya memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.
“Ada puluhan rumah yang terendam banjir dan sebagian warga mengungsi. Datanya sedang dikumpulkan oleh petugas di lapangan,” tuturnya.























HUJAN DERAS LANDA BOGOR, 1 RUMAH TERTIMPA LONGSOR DAN 2 PENGHUNI LANSIA LUKA-LUKA
WASPADAI BENCANA SUSULAN, PERSONEL POLSEK KALIBA BONE, TINGKATKAN PALTROLI DAN SELALU INGATKAN WARGA
TAK KUAT TAHAN DEBIT AIR AKIBAT HUJAN DERAS DAN BANJIR, TEMBOK RUMAH WARGA JEBOL
8.016 RUMAH, 10.888 KEPALA KELUARGA TERDAMPAK BANJIR DI KABUPATEN SAMBAS
BMKG, ANCAMAN, 11 TITIK BANJIR ROB DI WILAYAH JAKARTA UTARA
CURAH HUJAN TINGGI, “TAMAN MARGASATWA RAGUNAN” SEPI PENGUNJUNG
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI