Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

MENTERI PERHUBUNGAN MINTA INSPEKSI PESAWAT SEBELUM TERBANG PASCA ABU GAK

JAKARTA, tabloidnusantara. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan tidak ada pesawat yang boleh kembali mengudara sebelum melewati pemeriksaan menyeluruh. Perintah itu keluar bersamaan dengan dibukanya kembali sejumlah bandara yang sempat ditutup karena sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dudy menyebut keselamatan menjadi syarat utama. Karena itu otoritas bandara dan maskapai wajib melakukan inspeksi pada seluruh armada. Pemeriksaan difokuskan untuk memastikan tidak ada partikel abu yang menempel di badan pesawat maupun masuk ke bagian mesin.

“Untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan, pembukaan bandara ini juga disertai dengan sejumlah catatan. Otoritas bandara bersama dengan maskapai harus melakukan inspeksi terhadap semua armada pesawat,” ujar Dudy saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa 8 September 2026.

Abu vulkanik dari GAK memiliki ukuran sangat halus. Meski sejumlah maskapai sudah menerapkan prosedur menutup mesin saat parkir, Dudy menilai langkah itu belum cukup. Partikel sekecil debu tetap berpotensi masuk ke celah sempit dan mengganggu kinerja mesin jika tidak dibersihkan secara menyeluruh.

Selain pengecekan teknis, pilot dan kru operasional juga diwajibkan memahami restricted polygon. Kawasan udara terbatas itu masih terdeteksi mengandung sebaran abu berbahaya sehingga perlu dihindari dalam rute penerbangan.

Pengawasan proses inspeksi akan dilakukan bersama antara otoritas bandara, maskapai, dan seluruh unsur terkait. Tujuannya memastikan setiap pesawat benar-benar memenuhi persyaratan keselamatan sebelum kembali mengangkut penumpang.

Bandara-bandara terdampak mulai dibuka sejak Selasa dini hari. Operasional di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dimulai pukul 00.01 WIB. Menyusul kemudian Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dan Bandara Husein Sastranegara Bandung. Pada pukul 02.25 WIB, Bandara Budiarto Curug dan Bandara Pondok Cabe di Banten juga dinyatakan kembali melayani penerbangan.

“Penutupan operasional Bandara Soekarno-Hatta beserta sejumlah bandara lain yang terkena dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah berakhir. Mulai Selasa 8 September pukul 00.01 WIB, operasional bandara kembali berjalan dengan normal,” kata Dudy.

Sementara itu Bandara Radin Inten II dan Bandara Muhammad Taufiq Kiemas di Lampung belum dibuka. Kedua bandara tersebut masih menunggu hasil evaluasi lanjutan terkait kondisi abu vulkanik di wilayahnya.