KUPANG, tabloidnusantara Seorang pria bernama Yospat Dadi (49) ditemukan meninggal dunia di kandang sapi miliknya di Dusun III Nauen, Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 19.00 Wita.
Kasihumas Polres Kupang, Ipda Lalu Randy Hidayat, mengatakan kondisi tubuh korban saat ditemukan sudah menghitam, membengkak, kaku, dan dipenuhi belatung.
“Kondisi tubuhnya sudah menghitam, membengkak, kaku, dan dipenuhi belatung saat ditemukan. Keseharian korban sebagai petani,” ujar Randy, Senin.
Korban sebelumnya meninggalkan rumah pada Jumat (30/10/2026) untuk memberi makan ternaknya, tetapi tidak kunjung pulang hingga akhirnya dicari oleh istri dan anaknya pada Minggu dan ditemukan telentang di dalam kandang sapi.
Berdasarkan pemeriksaan medis Puskesmas Poto, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi bersama keluarga kemudian mengevakuasi jenazah ke rumah untuk disemayamkan.
“Korban diduga meninggal akibat kelelahan kerja dan henti jantung mendadak. Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” tutur Randy.
Dua hari hilang tanpa kabar, lalu ditemukan dalam kondisi yang sudah membusuk, menjadi akhir tragis bagi seorang petani yang setiap hari bekerja mengurus ternaknya.
Meski tidak ditemukan tanda kekerasan, polisi menegaskan hasil pemeriksaan medis menjadi dasar dugaan awal. Keluarga pun telah menerima kematian korban sebagai musibah dan menolak autopsi dengan surat pernyataan resmi.
