PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Komisi Pemberantasan Korupsi temukan adanya dugaan aliran dana Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe ke Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang telah berganti nama Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. “Terkait materi penyidikan tersebut terus kami dalami, informasi awal sudah kami miliki,” kata Kepala Bagian Pemberitaan (Kabag) KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (27/6/2023).
Senada, Wakil Ketua KPK, Alexander Marawata mengatakan, sejumlah bukti tentan aliran dana itu tengah didalami pihaknya. Namun demikian, pihaknya akan kesulitan mengidentifikasi lantaran aliran dana tersebut diberikan secara tunai. “Buktinya apa?. Pasti tidak ada tanda tangan atau serah terima kwitansinya dikasih sekian. kalau dikasih secara tunai sulit juga,” kata Alex.
READ ALSO : KAPOLDA PAPUA AJAK PJ BUPATI NDUGA BANTU BEBASKAN PILOT SUSI AIR
Seperti diketahui, Lukas Enembe didakwa menerima Suap Rp45.843.485.350 dan gratifikasi sebanyak Rp1 miliar terkait dengan proyek pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tahun Anggaran 2013-2022. Selain itu, Lukas terjerat tindak pidana pencucian uang dengan nilai aset telah disita KPK mencapai RP 144,5 M.























TPNPB-OPM NYATAKAN PERANG DENGAN TNI
BUPATI YAHUKIMO : SERANGAN KKB SANGAT BRUTAL DAN TAK BERPRIKEMANUSIAAN
PETUGAS GABUNGAN LAKUKAN EVAKUASI JENAZAH GURU DAN KORBAN LUKA AKIBAT SERANGAN KKB
KKB KEMBALI SERANG WARGA, 1 ORANG GURU MENINGGAL DUNIA
KPK SITA SEJUMLAH ASET MILIK MANTAN GUBERNUR JAWA BARAT, RIDWAN KAMIL
POSISI RIDWAN KAMIL SAAT PENGGELEDAHAN RUMAHNYA OLEH KPK DI BANDUNG
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI