MERAUKE, tabloidnusantara. Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 115/Macan Leuser dari Kodam Iskandar Muda secara resmi tiba di Tanah Papua untuk memulai penugasan sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG. Upacara penerimaan pasukan dilaksanakan secara khidmat di Lapangan Upacara Kodam XXIV/Mandala Trikora, Merauke, Provinsi Papua Selatan, Senin (12/10/2026).
Kedatangan Yonif 115/Macan Leuser ditujukan untuk memperkuat jajaran Satgas Swasembada Komando Operasi (Koops) TNI Habema dalam menjaga kedaulatan negara, memelihara stabilitas keamanan wilayah perbatasan, serta mendukung program strategis ketahanan pangan nasional di kawasan timur Indonesia.
Upacara penerimaan dipimpin langsung oleh Wakil Komandan (Wadan) Koops TNI Habema, Kolonel Infanteri Nurwalianto. Dalam amanatnya, penempatan pasukan ditegaskan bukan sekadar simbolis, melainkan awal dari pengembanan amanah besar negara dalam menjaga kehormatan bangsa dan keselamatan masyarakat di wilayah perbatasan.
“Momen penerimaan ini merupakan penegasan atas tanggung jawab prajurit dalam menjaga kedaulatan, stabilitas keamanan, serta kepercayaan yang diberikan bangsa dan negara. Kehadiran Yonif 115/Macan Leuser diharapkan dapat memperkuat sinergi bersama masyarakat di wilayah perbatasan guna menciptakan kedamaian yang berkelanjutan,” tegas Wadan Koops TNI Habema, Kolonel Inf. Nurwalianto, di Merauke.
Yonif 115/Macan Leuser memiliki rekam jejak operasional yang teruji di berbagai kawasan strategis Papua, seperti Puncak Jaya, Pegunungan Bintang, hingga area perbatasan Merauke. Sebelum penugasan ini, satuan tersebut telah menuntaskan misi pengamanan wilayah dengan predikat sangat baik.
Dalam penugasan kali ini, selain mengemban fungsi pengamanan fisik garis perbatasan negara, prajurit Yonif 115/Macan Leuser diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis, mempererat tali silaturahmi dengan warga lokal, serta aktif mendukung pembinaan teritorial demi terwujudnya stabilitas kamtibmas yang kondusif di Provinsi Papua Selatan.
