LUMAJANG, tabloidnusantara. Beberapa lokasi tebing di jalur yang menghubungkan Kabupaten Lumajang-Malang mengalami longsor pada Rabu (4/12/2024) pagi. Material longsor yang terjadi berupa bongkahan batu besar yang menutup sebagian ruas jalan dan mengakibatkan jalur antar kota tersebut terganggu.
Dari data yang berhasil dihimpun, setidaknya ada empat titik tebing di piket nol Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang yang mengalami longsor, diantaranya 2 titik di kilometer 55, kemudian 2 titik lain di kilometer 56 dan 58. Material longsor bongkahan batu besar terselimuti lumpur, serta tanah yang menutup sebagian ruas jalan.
Menurut warga, tebing setinggi 10 meter di jalur Lumajang-Malang ini longsor sejak Selasa (3/12/12024) malam hingga Rabu dini hari. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, longsor tebing ini menyebabkan terganggunya akses jalan penghubung Lumajang-Malang.























10 KORBAN LONGSOR JALUR BATU-MOJOKERTO BERHASIL DITEMUKAN
TANAH LONGSOR SAPU 2 MOBIL DI JALUR BATU – MOJOKERTO
BANTU BENCANA ALAM MYANMAR, TNI KIRIM PASUKAN DAN LOGISTIK AKSI KEMANUSIAAN
HUJAN DERAS LANDA BOGOR, 1 RUMAH TERTIMPA LONGSOR DAN 2 PENGHUNI LANSIA LUKA-LUKA
WASPADAI BENCANA SUSULAN, PERSONEL POLSEK KALIBA BONE, TINGKATKAN PALTROLI DAN SELALU INGATKAN WARGA
DATA TERBARU 5 ORANG MENINGGAL DUNIA 4 HILANG PADA BENCANA BANJIR SULABUMI
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI