Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

PULUHAN ANGGOTA TNI BERSENJATA LENGKAP DATANGI POLDA METRO JAYA

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

JAKARTA, tabloidnusantara. Puluhan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) berseragam lengkap dengan senjata laras panjang dan berpakaian preman diduga mendatangi Markas Polda Metro Jaya pada Kamis dini hari, (9/7).

‎Peristiwa itu terjadi diduga berkaitan dengan pasca tim gabungan penyidik menggeledah sebuah kafe dan rumah mewah yang berkaitan dengan tiga perkara berbeda pada Rabu, (8/7).

‎Sejumlah saksi mata mengaku melihat puluhan anggota TNI berada di dalam kompleks Polda Metro Jaya sekitar pukul 03.40. Berdasarkan pantauan tim liput pada pukul 09.00, sejumlah kendaraan dinas TNI berpelat hijau-merah hilir mudik di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

‎Sementara, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas membantah adanya intervensi TNI terhadap proses hukum yang berjalan di Polda Metro Jaya.

“TNI menghormati proses hukum dan tidak intervensi terhadap mekanisme yang berlaku,” kata Nas dalam keterangan resminya, Kamis, (9/7).

‎Sementara, Informasi yang diperoleh, yang juga dikonfirmasi oleh dua petinggi Polri, sejumlah petinggi TNI yang datang ke Polda Metro Jaya pada Kamis dini hari meliputi Brigjen Wahyo Yuniartoto dari kesatuan BAIS TNI, Brigjen Anggiat Napitupulu dari Satgas PKH, seorang kolonel angkatan 2001, 10 personel TNI berseragam dan bersenjata, serta lima personel Kejaksaan berpakaian sipil.

Nas menyangkal soal kehadiran personel TNI di Polda Metro Jaya pada Kamis dini hari tadi. “Tidak benar,” ujar Nas.

‎Sebelumnya, Rabu, (8/7), tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipikor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggeledah 12 lokasi dalam penyidikan perkara korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan suap.

‎Penggeledahan itu berkaitan dengan dugaan suap di PT Asabri, korupsi pasokan batu bara yang menyebabkan padamnya listrik atau blackout di Sumatera, serta perkara PT Krakatau Steel.

“Ada beberapa lokasi yang secara serempak dilaksanakan penggeledahan,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto pada Rabu, (8/7).

‎Penyidik juga menggeledah Kafe de’Clan Signature di Jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan, pada Rabu, (8/7).

Kepala Kortastipidkor Polri Inspektur Jenderal Totok Suharyanto mengatakan penggeledahan itu berkaitan dengan ketiga perkara tersebut.

“Kami terus melakukan upaya penegakan hukum, saat ini dengan skema join investigation dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum PT Asabri dan PT Krakatau Steel,” kata Totok.