Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

POLRI PASTIKAN TAK ADA WNI YANG TERLIBAT SERANGAN BOM DI SRI LANKA

“Nggak ada (korban dan pelaku dari Indonesia). Dari Kemenlu dan kepolisian kita sudah koordinasi dengan polisi Sri Lanka, sudah identifikasi terhadap seluruh korban maupun tersangka suicide bomber,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/4/2019).

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Jakarta – Polri memastikan tidak ada warga
negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam peristiwa serangan bom saat Hari
Paskah di Sri Lanka. Kepastian itu didapat berdasarkan hasil koordinasi
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI dan perwakilan Polri dengan Kepolisian Sri
Lanka.

“Nggak ada (korban dan pelaku dari
Indonesia). Dari Kemenlu dan kepolisian kita sudah koordinasi dengan polisi Sri
Lanka, sudah identifikasi terhadap seluruh korban maupun tersangka suicide
bomber,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di
Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa
(23/4/2019).

Dedi menuturkan Kepolisian Sri Lanka telah
merampungkan pemeriksaan forensik terhadap jasad terduga pelaku bom bunuh diri
dan hasilnya seluruh pelaku warga Sri Lanka.

“Dari hasil identifikasi forensik semua
(pelaku) warga negara Sri Lanka. Tidak ada WNI baik sebagai suicide bomber
maupun korban,” jelas Dedi.

Sebelumnya rentetan ledakan bom di Sri Lanka
menewaskan sedikitnya 290 orang terjadi dalam waktu nyaris bersamaan sepanjang
Minggu (21/4) waktu setempat. Enam ledakan pertama terjadi dalam waktu 20
menit, dua ledakan lainnya menyusul beberapa jam kemudian.

Terkait rentetan ledakan bom mematikan itu,
Kepolisian Sri Lanka saat ini menangkap sekitar 24 tersangka. Para tersangka
sebagian besar berkewarganegaraan Sri Lanka, dengan kebanyakan ditangkap di
Colombo dan wilayah sekitarnya.

Aparat setempat mengaku akan memeriksa apakah
ada keterkaitan ‘jaringan luar negeri’ pada mereka yang ditangkap.