Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
HEADLINE

PERSEMPIT RUANG GERAK KEJAHATAN, PANGDAM AKAN TAMBAH POS-POS TNI-POLRI DI JAYAWIJAYA

Jayawijaya, “tabloidnusantara.com” – Bertempat di Ruang Data Mapolres Jayawijaya Jln. Bhyangkara, Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw gelar pertemuan dengan Paguyuban Nusantara dalam rangka menyikapi situasi Pasca Aksi Demo Damai Yang Berujung Pada Kerusuhan pada tanggal 23 September 2019, Pertemuan dihadiri kurang lebih 40 orang. Pada Minggu 13 Oktober 2019.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Jayawijaya, “tabloidnusantara.com” – Bertempat di
Ruang Data Mapolres Jayawijaya Jln. Bhyangkara, Distrik Wamena Kabupaten
Jayawijaya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kapolda
Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw gelar pertemuan dengan Paguyuban
Nusantara dalam rangka menyikapi situasi Pasca Aksi Demo Damai Yang Berujung
Pada Kerusuhan pada tanggal 23 September 2019, Pertemuan dihadiri kurang lebih
40 orang. Pada Minggu 13 Oktober 2019.

Dalam kegaiatan pertemuan ini Pangdam
XVII/Cenerawasih Mayjen TNI Herman Asaribab menyampaikan bahwa kedatangan kami
kesini untuk mengambil langkah kedepan karena semua demi kebaikan kita bersama,
untuk itu mari kita berkerja sama sehingga dapat menciptakan situasi yang aman
dan kondusif di Kabupaten Jayawijaya.

Selanjutnya Pangdam XVII/Cenderawasih juga menyesalkan dengan terjadinya penikaman yang mengakibatkan meninggalnya warga Pendatang, padahal Kabupaten Jayawijaya sudah mulai berangsur kondusif dan roda perekonomian sudah mulai berjalan kembali,”Ujar Pangdam

BACA JUGA : SATU ORANG TEWAS DI TIKAM OTK DI WAMENA

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab bersama kapolda Papua, saat rapat menyikapi dan menindaklajuti situasi keamanan di kota wamena

Untuk lebih memberikan rasa aman dan nyaman terhadap warga pendatang maupun Asli Papua, kami dari Kodam XVII/Cenderawasih bersama Polda Papua akan segera membangun Pos-Pos dengan jarak 500 M, agar nantinya dapat membantu meminimalisasi tindakan ataupun aksi-aksi kejahatan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,”Pungkas Pangdam.

BACA JUGA : KODAM XVVI/CENDERAWASIH BANTAH BERITA TNI NEMBAK WARGA DI MBUA

Sementara itu Pdt. Melkias Lutur, S.Th. juga
mendukung Kodam dan Polda dalam pembangunan Pos-Pos TNI-Polri dengan jarak yang
tidak terlalu jauh, sehingga memperkecil ruang gerak pelaku kejahatan, dan saya
juga berharap agar Segera diadakan pertemuan antar Kepala Distrik dan Kepala
Kampung sehingga tidak hanya TNI-Polri saja yang berperan menjamin keamanan
masyarakat, tetapi Kepala Distrik dan Kepala Kampung juga bisa menjamin
keamanan warganya,” Tambahnya.

  • Otentikasi :
  • Kolonel Cpl Eko Daryanto, S.E., M.Si.
  • (Kapendam XVII/Cenderawasih)