“Kami optimistis dengan semangat kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari BKKBN, pemerintah daerah, hingga mitra perbankan seperti BRI, Mandiri, dan BNI, Bank Papua rencana ini dapat terealisasi,” ungkap Pangdam.
“Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mengatasi stunting di Papua. Pangdam berharap dengan adanya fasilitas air bersih, potensi terjadinya Stunting dan yang sudah mengalami resiko Stunting pada 2025 akan berkurang,” imbuh Mayjen TNI Rudi.
Sementara itu, Wakil Kepala BKKBN, Ibu Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos menegaskan bahwa akses terhadap air bersih adalah elemen penting dalam mencegah Stunting.
“Tanpa air bersih, potensi Stunting pada anak-anak akan semakin meningkat. Kami mendorong sinergi antara berbagai pihak untuk bersama-sama menciptakan generasi Papua yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Tampak masyarakat sangat senang kini mereka bisa menikmati air bersih dan sekaligus dapat diminum secara langsung.
“Terima kasih Pangdam Cenderawasih,” ungkap warga yang berbondong bondong hadir.























SATGAS PAMTAS RI-PNG TEMUKAN LADANG GANJA SAAT PATROLI
ANTISIPASI PERANG, PASUKAN GABUNGAN RAZIA BESAR-BESARAN, 3 ORANG PANGLIMA PERANG DIAMANKAN
AKSI PELAJAR DIWAMENA MENOLAK PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG)
DUA WARGA SIPIL TEWAS, DISERANG KELOMPOK OPM PAPUA MERDEKA
DUA ANGGOTA POLISI DAN SATU WARGA SIPIL DI LANNY JAYA MENJADI KORBAN PEMBACOKAN OTK, SENJATA API DIRAMPAS
KOMISI IV DPR RI TINAU LAHAN PERTANIAN DIMERAUKE PAPUA SELATAN
BARESKRIM : IJAZAH JOKOWI ASLI