Selasa, 29 September 2026
TABLOID NUSANTARA
PERISTIWA

KAPAL KEBOCORAN DI PERAIRAN PURIRI, TIM SAR GABUNGAN EVAKUASI SELAMAT 8 KORBAN LCT CAHAYA PERMATA HATI

Bagikan berita:

TIMIKA, tabloidnusantara. Tim SAR Gabungan Timika berhasil mengevakuasi delapan orang penumpang dan awak kapal LCT Cahaya Permata Hati yang mengalami kecelakaan laut dan tenggelam di perairan Puriri, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Selasa (29/9) dini hari.

Kapal LCT Cahaya Permata Hati yang mengangkut muatan material pasir bertolak dari Pelabuhan Rakyat Pomako menuju Pelabuhan Asmat pada Senin (28/9) pagi. Dalam pelayaran, kapal dilaporkan mengalami kebocoran lambung di sekitar perairan Puriri hingga tenggelam sekitar 80 persen pada sore hari pukul 15.18 WIT.

Operasi pencarian dan pertolongan yang digelar Tim SAR Gabungan membuahkan hasil ketika lokasi kapal berhasil ditemukan pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIT. Kedelapan korban ditemukan bertahan di area anjungan kapal yang belum tenggelam dengan menggunakan jaket pelampung (life jacket).

“Seluruh delapan korban berhasil diselamatkan dan dievakuasi menuju Pelabuhan Rakyat Pomako Timika menggunakan bantuan kapal LCT Tri Anugerah Maritim 605 pada Selasa dini hari sekitar pukul 04.15 WIT. Seluruh korban dalam kondisi selamat dan telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga,” demikian rilis resmi Humas Kantor SAR Timika, Selasa (29/9).

Kantor SAR Timika mengapresiasi keandalan koordinasi dan kecepatan aksi dari seluruh unsur Tim SAR Gabungan termasuk TNI AL, Satpolairud, potensi SAR, serta kapal-kapal swasta yang berada di koridor pelayaran Mimika-Asmat.

Otoritas perhubungan dan SAR mengimbau seluruh nakhoda serta pemilik jasa angkutan laut di wilayah pesisir selatan Papua untuk senantiasa memastikan kelaikan laut kapal, memantau prakiraan cuaca, dan melengkapi sarana keselamatan guna mencegah musibah serupa.