SURABAYA, tabloidnusantara. Duka mendalam menyelimuti warga di Jalan Simorejo XVI, Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, setelah dua anak kakak beradik ditemukan tewas dalam kebakaran kamar rumah mereka.
Kedua korban, Kaffa Bihi Abdillah (7) dan adiknya Khotibul Umam (5), diduga merupakan anak dari pemilik rumah bernama Moch Kayis Khabibullah.
Peristiwa nahas itu bermula ketika titik api muncul dari dalam kamar korban pada Minggu sore sekitar pukul 15.38 WIB. Seorang warga bernama Riski yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan musibah kebakaran itu kepada petugas pemadam kebakaran.
Upaya pertolongan sempat terhambat lantaran pintu kamar tempat kedua bocah berada dalam kondisi terkunci rapat menggunakan rantai yang dikaitkan pada sisi pintu dan tembok.
Warga yang akhirnya berhasil mendobrak masuk mendapati kedua korban telah meninggal dunia di dalam kamar yang terbakar.
Kebakaran tersebut diduga kuat dipicu korsleting listrik pada peralatan elektronik di dalam kamar, dengan percikan api diperkirakan berasal dari exhaust fan dan kipas angin yang kemudian merambat cepat ke kasur di dekatnya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya mengerahkan empat unit tempur dan lima unit rescue, termasuk unit Walang Kadung, yang tiba di lokasi pukul 15.44 WIB.
Saat petugas tiba, kobaran api utama sebenarnya telah berhasil dipadamkan lebih dulu oleh warga sekitar. Penanganan lokasi kejadian yang turut melibatkan BPBD Kota Surabaya, Puskesmas Simomulyo, dan Polsek Sukomanunggal beserta tim Inafis akhirnya dinyatakan kondusif sepenuhnya pada pukul 17.28 WIB.
