MEDAN, tabloidnusantara. Kasus dugaan keracunan yang menimpa ratusan murid penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, menjadi perhatian serius.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyebut peristiwa tersebut sebagai kejadian fatal setelah jumlah korban yang mengalami gejala keracunan mencapai 353 orang hingga Jumat (14/8).
Sebagian korban mengalami gejala beberapa jam setelah mengonsumsi makanan MBG. Satu korban bahkan harus dirujuk ke Kota Medan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Bobby mengatakan seluruh korban menerima makanan dari satu dapur SPPG yang melayani sekitar 2.900 penerima manfaat. Menyusul kejadian tersebut, operasional SPPG terkait disebut telah dihentikan sementara.
Sampel makanan yang dikonsumsi para siswa juga telah dibawa ke Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Utara untuk diperiksa guna mengetahui penyebab pasti kejadian. Hasil pemeriksaan diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua hari.
“Ya ini kejadian fatal ya, kejadian fatal yang terdampak kepada anak-anak kita,” ujar Bobby.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya keamanan, kualitas, serta pengawasan makanan dalam pelaksanaan program MBG, terutama karena penerima manfaatnya adalah anak-anak.
