Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BENCANA ALAM

DINAS PENDIDIKAN PASTIKAN 200 SEKOLAH DIPAPUA TELAH DISEMPROT DISINFEKTAN

JAYAPURA, “tabloidnusantara.com” – Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait ST, M.Si memastikan bahwa sudah lebih dari 200 sekolah telah disemprot Disinfektan dan telah dilakukan sosialisasi pencegahan Corona melalui tim satgas Corona DPPAD Provinsi Papua.

JAYAPURA, “tabloidnusantara.com” – Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait ST, M.Si memastikan bahwa sudah lebih dari 200 sekolah telah disemprot Disinfektan dan telah dilakukan sosialisasi pencegahan Corona melalui tim satgas Corona DPPAD Provinsi Papua.

” hari ke enam Satgas Corona Dinas Pendidikan telah melakukan penyemprotan signifektan dan sosialisasi kepada siswa dan orang tua dan kami pastikan Kabupaten dan Kota Jayapura serta Kabupaten Keroom. Sampai pagi ini sudah 204 sekolah yang dimprot dan jumlah ini akan terus bertambah karena tim sedang di Kabupaten Keroom,”Ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/3)

BACA JUGA : INDONESIA BUTUH RELAWAN 1500 DOKTER DAN 2500 PERAWAT UNTUK TANGANI COVID-19

Selain sekolah dan perguruan tinggi yang ada
ditiga wilayah tersebut, pihaknya juga melakukan penyemprotan di pemukiman dan
asrama mahasiswa berdasarkan permintaan dilapangan dengan cara mencegat tim
saat bertugas.

“Tim akan selesai Besok (hari ini red) dan
kita akan evaluasi secepatnya apakah diperpanjang atau tidak, paling tidak tim
ini sudah berbuat karena selain menyemprot mereka juga sosialisasi
langsung”bebernya.

Dari hasil kerja tim yang dilakukan dirinya
merasa perlu ada perhatian khusus di panti asuhan yang menampung anak sekolah
dan juga asrama yang sudah mengalami kesulitan makanan.

“Kita akan rapat dan kita coba jalin kerja
sama dengan Dinas Sosial dan Perindag bagaimana kita masuk ke panti asuhan dan
asrama memberikan mereka bantuan makanan dan saya penting dan ini sudah
waktunya, ini merupakan konsekuensi pemerintah menutup akses dan kita liat
perkembangan,”pungkasnya

Yang terpenting mendapatkan perhatian menurutnya adalah panti asuhan karena panti asuhan menampung anak-anak yang usia dari nol hingga anak SMA dan asrama menampung anak-anak dewasa diperkirakan sudah mandiri.

BACA JUGA : KAMIS 26 MARET 2020, KASUS POSITIF COVID-19 INDONESIA MENINGKAT MENJADI 893 KASUS, 35 SEMBUH DAN 78 MENINGGAL

“Kita akan data panti asuhan mana yang
akan kita bantu terlebih dahulu dan memang sudah urgent sekali,”ujarnya