Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

“AKHIRNYA BAPAK BISA TIDUR NYENYAK” – PUTRA PURBAYA BUKA SUARA USAI AYAHNYA DICOPOT DARI KURSI MENKEU

JAKARTA, tabloidnusantara. Kepergian Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan disikapi ringan oleh keluarganya. Putra sulungnya, Yudo Achilles Sadewa, justru menyambut keputusan Presiden Prabowo Subianto dengan nada lega.

Lewat unggahan di akun media sosialnya yang dikutip pada Senin 14 September 2026, Yudo menyampaikan kabar itu kepada pengikutnya. “Guys, akhirnya bapak bisa tidur nyenyak guys,” tulisnya.

Yudo Achilles Sadewa putra mantan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Kalimat singkat itu mengundang banyak komentar, karena selama setahun terakhir nama Purbaya memang kerap dikaitkan dengan tekanan besar mengelola APBN di tengah gejolak ekonomi global.

Yudo juga menyinggung rencana sang ayah setelah tidak lagi menjabat.

“Jadi trader lagi guys, nggak jadi menteri lagi guys. Balik jadi trader,” ujarnya.

Pernyataan itu seolah menutup satu babak dan membuka babak lain. Dunia pasar modal memang bukan hal baru bagi Purbaya.

Sebelum dipanggil Prabowo, ia dikenal sebagai ekonom pasar dan pengamat yang vokal soal kebijakan fiskal dan moneter.

Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani. Masa jabatannya berlangsung sekitar satu tahun.

Pada Senin kemarin, Presiden Prabowo resmi mencopotnya melalui Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026 dan menunjuk Suahasil Nazara sebagai pengganti.

Suahasil sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019 dan dianggap sebagai sosok yang memahami detail teknis APBN.

Usai pelantikan di Istana Negara, Suahasil langsung mendapat arahan khusus dari Prabowo. Intinya menjaga kesehatan keuangan negara dan memastikan defisit APBN tetap terkendali di bawah 3 persen.

Kontinuitas menjadi kata kunci yang ingin ditegaskan pemerintah.

Bagi Purbaya, lepasnya tanggung jawab sebagai bendahara negara berarti kembali ke ruang yang lebih ia pilih sendiri. Tidak ada lagi rapat kabinet tengah malam, tidak ada lagi tekanan menjaga kurs dan inflasi setiap hari.

Karena itu pula ucapan “bisa tidur nyenyak” dari anaknya terdengar bukan sekadar candaan, melainkan potret jujur dari beban yang kini diturunkan.

Pergantian menteri selalu memunculkan spekulasi politik dan pasar. Kali ini respons keluarga justru memberi warna berbeda.

Alih-alih narasi konflik, yang muncul adalah kelegaan pribadi. Purbaya kembali ke pasar, Suahasil melanjutkan pekerjaan di pemerintahan, dan publik kini menunggu bagaimana arah fiskal dijaga di sisa masa Kabinet Merah Putih.