TANAH BUMBU, tabloidnusantara. Video banjir bandang yang disebut hampir menenggelamkan rumah warga di Desa Dukuh Rejo, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dipastikan hoaks.
Kepala Desa Dukuh Rejo, Sumarko, menegaskan langsung informasi yang viral tersebut tidak benar. Situasi di desanya saat ini aman dan terkendali.
“Tidak benar itu, Dukuh Rejo aman,” ungkap Sumarko saat dikonfirmasi terkait kabar banjir tersebut pada Selasa (3/11/2026).
Sumarko menjelaskan, air di desanya memang terlihat agak dalam dalam video yang beredar. Namun hal itu bukan karena meluapnya Sungai Mantewe.
Ketinggian air tersebut disebabkan aliran sungai di kampungnya memang sengaja dibendung oleh pihak PDAM untuk kepentingan operasional.
Jika bendungan itu tidak ada, ketinggian air hanya sebatas lutut orang dewasa dan tidak membahayakan permukiman.
Ia juga mengaku tidak mengetahui asal-usul video yang disebarkan bersama narasi keliru tersebut. Video itu bukan diambil di wilayah Dukuh Rejo.
Sumarko mengimbau warga untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang menimbulkan kepanikan.
Ia meminta masyarakat mengecek langsung kepada aparat desa atau pihak berwenang jika menerima informasi bencana.
Hingga Selasa sore, aktivitas warga Dukuh Rejo berjalan normal. Tidak ada laporan rumah terendam atau warga mengungsi akibat banjir bandang.
