TIMIKA, tabloidnusantara. Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau di kawasan lereng pegunungan sekitar 2 kilometer sebelah timur Ridge Camp (RC 72), Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Rabu (14/10/2026) sore.
Insiden tersebut diduga dipicu oleh fenomena cuaca ekstrem dan musim kemarau yang melanda kawasan dataran tinggi. Titik kebakaran berada pada topografi medan terjal serta belum memiliki akses darat langsung menuju lokasi kejadian.
Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) mengonfirmasi bahwa lokasi titik api berada sepenuhnya di luar area pemukiman karyawan maupun fasilitas operasional pertambangan PTFI.
“Kami mengonfirmasi adanya kebakaran lahan di kawasan pegunungan sekitar 2 kilometer sebelah timur Ridge Camp, Tembagapura. Lokasi tersebut berada di luar area permukiman dan operasional PTFI. PTFI terus memantau situasi secara intensif dan berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk mendukung proses penanganan dengan mengutamakan keselamatan semua pihak,” tegas Vice President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati, Kamis (15/10).
Aparat keamanan, jajaran BPBD Kabupaten Mimika, serta tim tanggap darurat PTFI secara kolaboratif terus memantau pergerakan titik api serta mengkaji luas area terdampak guna mengantisipasi potensi penyebaran akibat angin kencang.
Seluruh elemen diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana karhutla di wilayah dataran tinggi Mimika selama musim kemarau, serta senantiasa mengedepankan prosedur keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan hidup.
