Rabu, 14 Oktober 2026
TABLOID NUSANTARA
PERISTIWA

PERKUAT KEMITRAAN STRATEGIS PEMBANGUNAN MORAL DAN KERUKUNAN, PEMKAB NABIRE APRESIASI PEMBUKAAN KONFERENSI KE-III GIDI WILAYAH PANTURA

Bagikan berita:

NABIRE, tabloidnusantara. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire menyampaikan apresiasi tinggi serta menaruh harapan besar atas terselenggaranya Konferensi Ke-III Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Pantai Utara (Pantura) yang dipusatkan di Halaman Gereja Jemaat Sion Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Selasa (13/10/2026).

Konferensi yang berlangsung pada 13–16 Oktober 2026 tersebut dihadiri oleh 173 peserta perwakilan dari delapan klasis meliputi Klasis Keerom, Port Numbay, Yapka, Siklop, Mamberamo, Teluk Kimi, Nabire, dan Wai Wanggar. Agenda akbar empat tahunan ini menjadi wahana strategis untuk evaluasi pelayanan spiritual, perumusan program kerja baru, serta konsolidasi pembinaan umat.

Saat membuka kegiatan mewakili Bupati Nabire, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Nabire, Benoni Ayorbaba, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam membangun fondasi etika, pembinaan generasi muda, serta penguatan ketahanan keluarga di Tanah Papua.

“Konferensi ini merupakan momentum berharga untuk memperkuat komitmen pelayanan bagi masyarakat. Pembangunan daerah tidak dapat berjalan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi erat bersama gereja dalam membina karakter moral generasi muda, menjaga kerukunan antarumat, serta mewujudkan Papua Tengah yang aman, damai, dan sejahtera,” ujar Asisten III Setda Nabire, Benoni Ayorbaba, di Nabire.

Pemkab Nabire mengimbau seluruh keluarga besar GIDI Wilayah Pantura untuk terus menjadi pilar penjaga toleransi, keberagaman, dan kedamaian di tengah dinamika kemasyarakatan.

Pemerintah daerah berharap hasil musyawarah yang berlangsung secara terbuka dan demokratis tersebut dapat melahirkan program pelayanan yang solutif, inklusif, serta berdampak langsung pada peningkatan taraf sosial, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nabire maupun kawasan Pantai Utara Papua.