JAYAPURA, “tabloidnusantara.com”
– Kelompok Kriminal Bersenjata kembali menebar teror, satu prajurit Satgas
Teritorial (Satgas Apter ) BKO Kodim a.n Praka Hendra Sipayung.
Pangdam XVII/cenderawasih, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, dikutib dari antaranews.com, membenarkan adanya salah prajurit yang tergabung dalam satgas apter, terkena tembak di Intan Jaya a.n Praka Hendra Sipayung, saat berada dikios mamba.
BACA JUGA : BUPATI PUNCAK MINTA APARAT TNI-POLRI SEGERA TEMUKAN PELAKU PENIKAMAN WARGA
Saat ini
korban dalam keaadaan sadar, dan sudah mendapat pertolongan pertama dari tim
medis puskesmas bilogai kemudian akan kita evakuasi ke timika. “ujarnya.
Ditempat
terpisah Danrem 173 Birgjen TNI Iwan Setiawan, mengatakan bahwa korban pada sekira Pkl. 10.00 WIT, Praka Hendra Sipayung berangkat menuju ke
Mamba Kios milik Sdr Kevin, jarak dari Pos Satuan BKO Kodim Persiapan ke Mamba
Kios sekitar 200 M menggunakan sepeda motor Vixion milik Sdr Kevin.
Sesampainya
di kios mamba, korban sedang duduk-duduk mengobrol di
depan Mamba Kios bersama Sdr Frans (keponakan Sdr. Kevin) dan anggota Yonif
715/Mtl a.n Prada Irdjen.
“Tidak selang lama tiba-tiba datanglah 2 orang dengan mengendarai motor, saat suda dekat dengan kios mamba, tersangka langsung mengeluarkan pistol dan menembak korban Praka Hendra Sipayung, di bagian atas pelipis kiri atas. “Terangnya.
BACA JUGA : KETAKUTAN, WARGA INTAN JAYA MENGUNGSI USAI PENEMBAKAN KKB TERHADAP WARGA SIPIL
“Usai
menembak tersangka langsung melarikan diri, berlawanan arah dengan mengendarai
sepeda motor.
Kejadian
tersebut anggota sempat mengejar tersangka, namun tidak berhasil menangkapnya. “Rencana
korban akan kita evakuasi ke timika, karena cuaca buruk evakuasi akan
dilaksanakan besuk pada hari sabtu. “Pungkasnya.