Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

INILAH CARA UNIK SATGAS, BERIKAN WAWASAN KEBANGSAAN ANAK PERBATASAN RI-PNG

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Guna meningkatkan wawasan kebangsaan kepada putra-putri papua yang berada di perbatasan RI – PNG, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad, memberikan pelajaran ekstrakurikuler dengan mendatangi tempat mereka bermain.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram


PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Guna
meningkatkan wawasan kebangsaan kepada putra-putri papua yang berada di
perbatasan RI – PNG, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad,
memberikan pelajaran ekstrakurikuler dengan mendatangi tempat mereka bermain.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya mengatakan bahwa Sebagai wujud kepedulian terhadap masa depan anak Papua, khususnya yang saat ini berada di sekitar Pos Ramil Tami, di Kampung Skouw Mabo Distrik Muara Tami Kota Jayapura dengan menggelar kegiatan belajar mengajar di tepi Pantai Skouw Mabo.

BACA JUGA : CIPTAKAN SITUASI WILAYAH AGAR TETAP KONDUSIF, BABINSA TINGKATKAN KOMUNIKASI DENGAN WARGA

Menurut Dansatgas, Kegiatan yang dilakukan
oleh Pos Ramil Tami tersebut merupakan inovasi kreatif dalam memberikan
pelajaran kepada anak-anak Perbatasan RI-PNG. “Di usia mereka saat ini,
bermain dengan rekan sebaya nya sangat dibutuhkan untuk membentuk karakter
mereka. Oleh sebab itu kami mengambil momen bermain sambil belajar supaya mereka
juga memiliki bekal pengetahuan yang baik. Kami juga memilih suasana belajar di
Pantai yang kebetulan sangat dekat dari kediaman mereka sehingga proses
kegiatan belajar mengajar lebih mudah diterima mereka.” Ungkap Anggun.

Sementara itu, Serda Dani yang merupakan
anggota Pos Ramil Tami menyebutkan proses kegiatan belajar yang dilakukan oleh
timnya. “Saat itu, kami melihat sekumpulan anak-anak yang sedang bermain
di Kampung Skouw Mabo. Melihat mereka sedang berkumpul kamipun menghampirinya
dengan menggunakan Motor Tossa dan mengajak mereka untuk bermain sambil belajar
di Pantai Skouw Mabo. Dengan riang mereka ikut dan naik ke dalam bak motor
Tossa kami.” Jelas Dani.

“Sesampainya di Pantai, kami membuka kegiatan belajar dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersamaan. Setelah itu kami berikan mereka materi wawasan kebangsaan secara umum dan mendasar mengenai lambang negara, lagu nasional serta materi Kebangsaan lainnya.” Tambahnya.

BACA JUGA : FORKOMPIMDA JAYAWIJAYA MINTA PROSES HUKUM PELAKU RASIS HARUS TRANPARAN

Dalam kegiatan tersebut ada hal yang menarik,
dimana salah satu anak bernama Rudi Malo (7) yang mencurahkan kepada Serda Dani
tentang keinginannya menjadi seorang Prajurit TNI. “Abang, nanti kalo sa
su besar sa pengen seperti Abang dorang, sa pengen jadi Tentara biar bisa kasih
mama deng bapa bangga.” Ucapnya dengan optimis.

“Tidak ada yang tidak mungkin, kamu semua
nya bisa jadi Tentara asallan kalian tekun belajar dan jangan pakai barang
haram seperti miras dan Ganja karena bisa merusak masa depan kalian.”
Jawab balik Dani kepada Rudi.