JAKARTA, tabloidnusantara. Pemerintah Republik Indonesia melalui PT PLN (Persero) menguatkan komitmen pemerataan energi di kawasan timur Indonesia dengan berhasil melistriki sebanyak 128 desa di pelosok Tanah Papua sepanjang tahun 2026 melalui program strategis Listrik Desa (Lisdes).
Capaian elektrifikasi tersebut menjangkau ratusan permukiman warga yang tersebar di Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya. Dalam mendukung perluasan jaringan tersebut sepanjang 2026, PLN telah merampungkan pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 742,58 kilometer sirkuit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 286,71 kms, serta memfungsikan gardu distribusi berkapasitas total 7.450 kilo Volt Ampere (kVA).
Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar, menyampaikan bahwa perluasan akses listrik di Tanah Papua memerlukan pola pendekatan pembangunan khusus yang disesuaikan dengan kondisi tantangan geografis, keterbatasan aksesibilitas jalur darat, serta jarak antarpemukiman yang berjauhan.
“Perluasan akses listrik di Papua tidak bisa menggunakan pendekatan yang seragam. PLN menyesuaikan perencanaan dan eksekusi di lapangan dengan kondisi geografis tiap wilayah, baik melalui perluasan jaringan distribusi konvensional maupun pemanfaatan potensi energi baru terbarukan (EBT) setempat seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Mikrohidro. Kehadiran listrik diharapkan menjadi fondasi untuk menggerakkan roda ekonomi kerakyatan, mendukung fasilitas pendidikan, serta pelayanan kesehatan di wilayah terpencil,” ujar Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar.
Anggota Komisi XII DPR RI, Cheroline Chrisye Makalew, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras personel PLN yang menembus medan ekstrem demi menghadirkan penerangan bagi warga Papua. Pihaknya mendorong penguatan sinergi antara PLN dan pemerintah daerah di enam provinsi se-Papua guna menyelaraskan data elektrifikasi berbasis kebutuhan riil masyarakat.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menambahkan bahwa keberhasilan melistriki 128 desa merupakan buah dari kolaborasi erat bersama pemerintah daerah dan masyarakat adat. Melanjutkan capaian positif ini, PLN telah menetapkan peta jalan (roadmap) elektrifikasi lanjutan yang menyasar 199 desa di seluruh enam provinsi Tanah Papua termasuk Papua Tengah dan Papua Pegunungan yang ditargetkan tuntas secara bertahap hingga tahun 2027.
