Rabu, 23 September 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

BABINSA KORAMIL 1701-09/JAPSEL MELAKSANAKAN PENDAMPINGAN PEKAN IMUNISASI NASIONAL (PIN) POLIO TAHAP PERTAMA DI POSYANDU KIRANA KEL. ENTROP DISTRIK JAPSEL

Jayapura. Polio merupakan penyakit menular yang diakibatkan oleh virus Polio. Virus ini menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan nyeri atau merusak saraf motorik, sehingga menyebabkan kelumpuhan otot ( ketidakmampuan untuk menggerakkan tungkai atau bagian tubuh lain) dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram

Begitu Besar Dampak Penyebaran Virus Polio, Prajurit Kewilayahan Koramil 1701/Japsel, Melakukan Pemdampingan Dalam Mensukseskan Pekan Imunisasi Nasional

Jayapura. Polio merupakan penyakit menular yang diakibatkan oleh virus Polio. Virus ini menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan nyeri atau merusak saraf motorik, sehingga menyebabkan kelumpuhan otot ( ketidakmampuan untuk menggerakkan tungkai atau bagian tubuh lain) dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Begitu besar dampak
yang diakibatkan oleh virus polio ini, sehingga membuat Babinsa kelurahan
Entrop Serda Ahmad Hanafi dan Kopda Abu Amar melaksanakan pendampingan Pekan
Imunisasi Sosial tahap Pertama yang diselenggarakan Puskesmas Twano Entrop
bertempat di Posyandu Kirana RT 03 RW 08 Kel. Entrop Distrik Jayapura Selatan.

Pekan imunisasi
Nasional tahap pertama ini diselenggarakan terkait dengan bencana wabah polio
yang terjadi di Papua New Guinea. Sehingga diharapkan wabah tersebut dapat
dicegah dengan pemberian vaksin Polio kepada anak-anak SD dan SMP di tiap-tiap
Sekolah, dan kepada Balita melalui kegiatan Posyandu. Apalagi terdapat 5
Kabupaten di wilayah papua yang berbatasan langsung dengan Papua New Guinea
yaitu Kabupaten Keerom, Boven Digoel, Merauke, Pegunungan Bintang, dan Kota
Jayapura, yang dikhawatirkan terjadi penyebaran wabah tersebut. Sehingga
diharapkan wilayah papua dapat bebas dan aman dari penyakit polio.       

Ibu Rely Silalahi
selaku bidan Puskesmaa Twano Entrop menjelaskan tentang betapa pentingnya
imunisasi polio ini, imunisasi polio merupakan vaksin yang digunakan untuk
melindungi tubuh dari gangguan Poliomyelitia atau infeksi Polio. Vaksin ini
sangat penting untuk upaya mencegah penularan. sebab jika dibiarkan tanpa
penanganan dapat membahayakan dan mengancam nyawa penderitanya.

Jenis Imunisasi Polio
yang diberikan kali ini berbentuk OPV (Oral Poliovirus Vaccine) yang diberikan
secara Oral ( tetes melalui mulut). OPV mengandung Virus Polio yang sudah
dilemahkan, dan ditujukan untuk bayi usia 6-12 minggu, dan anak yang belum
diimunisasi hingga umur 15 tahun. OPV ini diberikan sebanyak 2 tahapan,
masing-masing tahapan sebanyak 2 tetes. Dan jeda waktu selama 4 minggu untuk
pemberian OPV tahap kedua.

Diakhir kegiatan PIN
(Pekan Imunisasi Sosial) Polio ini, ibu Rely Silalahi tidak lupa mengucapkan
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Babinsa Kel. Entrop yang telah
meluangkan waktu untuk mendampingi kegiatan Puskesmas Twano tersebut dan
sebanyak 85 Balita dapat diberikan Vaksin polio. Sehingga diharapkan target
pemberian vaksin sebanyak 3000 vaksin untuk wilayah Kel. Entrop dapat
tersalurkan.