JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Hasil contact tracking secara agresif yang disertai dengan pemeriksaan secara masif yang dilakukan kepada kontak dekat kasus positif di tiap-tiap daerah, terutama wilayah yang mengalami kenaikan secara signifikan diperoleh kenaikan kasus positif baru yang signifikan pula.
Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah
Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Gedung
BNPB Jakarta, Sabtu (20/6) sore. Pernyataannya tersebut didasari dari hasil
pemeriksaan spesimen pada hari sebelumnya sebanyak 19.917 sehingga jumlah total
pemeriksaan sampai hari ini menjadi 621.156 spesimen.
Uji pemeriksaan yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 121
laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 90 laboratorium dan laboratorium
jejaring (RT-PCR dan TCM) di 240 laboratorium tersebut didapatkan penambahan
kasus positif per hari ini sebanyak 1.226 orang, sehingga jumlah total kasus
positif menjadi 45.029 orang. Kemudian yang dinyatakan negatif pada hari ini berjumlah
6.651 orang, sehingga jumlah total hasil pemeriksaan negatif menjadi 331.489 orang.
Sementara itu Gugus Tugas juga berhasil menghimpun data
penambahan pada pasien sembuh sebanyak 534 orang sehingga jumlah total kasus
sembuh adalah 17.883 orang. Sedangkan untuk kasus meninggal bertambah 56 orang
sehingga jumlah total kasus meninggal menjadi 2.429 orang.
Dalam kesmpatan tersebut, Yuri juga menyampaikan bahwa
saat ini pemerintah masih melaksanakan pemantauan secara terus menerus terhadap
Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 37.336 orang dan melaksanakan pengawasan
secara ketat terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.150 orang.
Menyinggung masalah jumlah penambahan kasus, Yuri
memberikan penjelasan bahwa, data yang diperoleh dari 438 kota/kabupaten di 34
provinsi di seluruh tanah air menyimpulkan bahwa angka ini tidak tersebar
merata di seluruh Indonesia, melainkan ada beberapa wilayah yang memiliki kasus
penambahan dengan jumlah tinggi, namun ada beberapa yang tidak sama sekali
melaporkan adanya penambahan kasus positif.
“Kalau kita lihat distribusinya, maka beberapa provinsi menunjukkan
angka yang masih tinggi. Di antaranya adalah Jawa Timur hari ini melaporkan 394
positif baru dan 102 sembuh. Kemudian DKI Jakarta 180 orang positif baru dan
122 sembuh. Sementara Sulawesi Selatan 112 positif baru dan 76 sembuh. Jawa
Tengah 98 kasus baru dan 20 sembuh. Sedangkan Kalimantan Selatan 83 orang kasus
baru dan 25 sembuh,” jelas Yuri.
Ada 19 provinsi yang pada hari ini melaporkan penambahan
kasus dibawah 10 dengan 7 provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan sama
sekali adanya penambahan. “namun beberapa daerah melaporkan penambahan kasus
sembuh cukup signifikan, lebih banyak dari kasus baru seperti Banten hari ini
melaporkan 15 kasus baru namun juga melaporkan 31 kasus sembuh, Sulawesi
Tenggara melaporkan 3 kasus baru dan 10 orang sembuh. Sedangkan Kepulauan Riau
melaporkan 1 kasus baru dan 10 orang sembuh,” ungkap Yuri.
Yuri juga tidak lupa selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan supaya aman dari penularan Covid-19 dan tetap produktif dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.
Sumber Berita: covid19.go.id