Uni Eropa Serukan Dengan Tegas Tolak Pencabutan Hak Imunitas Parlementer Juan Guaido
UE menolak keputusan yang telah diambil oleh lembaga tak diakui yakni Majelis Konstituante Nasional yang mencabut hak imunitas parlementer Juan Guaido.
Keputusan tersebut merupakan pelanggaran
serius terhadap Konstitusi Venezuela, serta aturan hukum dan pemisahan
kekuasaan, karena satu-satunya badan yang berwenang untuk mencabut hak imunitas
anggota parlemen adalah Majelis Nasional.
“Tindakan tersebut merongrong jalan keluar
politik dari krisis dan hanya mengarah pada polarisasi dan peningkatan
ketegangan di Venezuela,” demikian High Representative (Perwakilan Tinggi) atas
nama Eropa melalui pernyataan tertulis yang diterima kumparan Den Haag, Kamis
petang atau Jumat (5/4) WIB.
Uni Eropa menyerukan dengan tegas penghormatan
penuh atas hak prerogatif yang telah diamanatkan konstitusi dan hak imunitas
terhadap semua anggota Majelis Nasional, termasuk Presidennya. Hak-hak sipil,
kebebasan, dan integritas fisik mereka harus dihormati setiap saat dan mereka
harus dapat melakukan tugas-tugas mereka tanpa intimidasi.
Uni Eropa akan terus memantau situasi dan
menggunakan semua langkah yang tepat untuk bereaksi terhadap perkembangan saat
ini. Sebagaimana diwartakan, Majelis Konstituante Nasional bentukan Maduro
menghapus perlindungan, sehingga membuka pintu bagi penangkapan pemimpin
oposisi Juan Guaido yang didukung oleh puluhan negara sebagai pemimpin
sementara Venezuela.
Guaido telah bersumpah untuk terus melakukan
perlawanan terhadap rezim Nicolas Maduro yang disebutnya sebagai
“pengecut, biang kesengsaraan, dan ” setelah ia hak-hak imunitas ,
suatu langkah yang berpotensi membuka pintu bagi penangkapan Guaido.