Selasa, 22 September 2026
TABLOID NUSANTARA
PERISTIWA

TRUK REM BLONG DI TURUNAN CILOTO, 4 TEWAS DAN 8 LUKA DALAM KECELAKAAN BERUNTUN

CIANJUR, tabloidnusantara. Jalur wisata Puncak-Cipanas kembali memakan korban. Kecelakaan beruntun di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jumat malam 21 Agustus 2026 menewaskan 4 orang dan melukai 8 lainnya.

Peristiwa terjadi sekitar malam hari saat lalu lintas padat. Sebuah truk boks bernopol Jakarta yang melaju dari arah Puncak menuju Cipanas diduga mengalami rem blong di turunan tajam Ciloto. Truk sarat muatan itu oleng dan menghantam kendaraan dari arah berlawanan.

“Kami bersama petugas gabungan masih melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara akibat truk bernopol Jakarta mengalami rem blong saat memasuki jalan menurun tajam di kawasan Ciloto-Puncak,” kata Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan di Cianjur, Sabtu (22/8).

Berdasarkan data sementara Polres Cianjur, ada 5 kendaraan yang terlibat: 1 truk, 2 minibus, dan 2 sepeda motor.

Mobil yang dihantam yakni Suzuki Ertiga, Toyota Avanza, dan dua sepeda motor. Benturan keras membuat dua mobil ringsek.

Korban meninggal yakni 3 warga Lampung dan 1 warga Cianjur. Dua korban asal Lampung awalnya selamat, namun meninggal Sabtu pagi saat dirawat di RSUD Cimacan.

“2 orang meninggal dunia adalah warga Lampung dan Cianjur, serta 10 korban lainnya mengalami luka-luka dibawa ke RSUD Cimacan. Pada Sabtu pagi, 2 orang korban lainnya yang merupakan warga Lampung dinyatakan meninggal dunia saat mendapat perawatan,” ujar Ahmad.

Dari 12 korban, 8 orang masih menjalani perawatan intensif. Data rumah sakit: 6 korban satu keluarga asal Lampung, 2 warga Bogor, dan 4 warga Cianjur.

Arus lalu lintas lumpuh

Akibat kecelakaan, jalur Puncak-Cianjur macet panjang Jumat malam. Evakuasi bangkai kendaraan dan korban memakan waktu. Sejumlah pengendara lain juga dilaporkan luka akibat terserempet benturan.

Hingga Sabtu, polisi masih meminta keterangan saksi warga dan pengendara. Fokus penyelidikan, kondisi rem truk, kelayakan kendaraan, dan muatan berlebih.

Turunan Ciloto-Puncak memang dikenal rawan rem blong karena kemiringan dan panjangnya jalan menurun. Kecelakaan serupa sudah berulang kali terjadi saat kendaraan berat melintas dengan muatan penuh tanpa pengecekan rem.

Polisi mengimbau pengemudi truk dan bus agar wajib cek rem sebelum turunan, gunakan gigi rendah, dan berhenti di rest area jika ada tanda-tanda panas pada rem.